Warga Seberang Sungai Dusun Rattematama Pao-Pao Polman Butuh Listrik


Sungai Mandar, dusun Rattetama dipisahkan sungai ini. Warga yang tinggal di seberang sungai belum mendapatkan fasilitas listrik.

SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Sejumlah warga dusun Rattetama Desa Pao Pao Kecamatan Alu Polman yang tinggal di seberang sungai, butuh bantuan listrik.

Mengutip pernyataan Gubernur Sulawesi Barat pada 18 Agustus 2017 lalu, dua tahun kedepan listrik sudah masuk dusun di seluruh Sulbar. Ini untuk mendukung program pembangunan perekonomiaan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain listrik, pemerintah juga akan memperhatikan sektor lain yang semuanya harus tuntas satu hingga dua tahun yang akan datang.

Baca juga  Binter Terpadu, Kodim 1401 Majene Gelar Ceramah Wawasan Kebangsaan

Meski demikian, sejumlah warga dusun Rattematama Desa Pao-pao masih memiliki permasalahan listrik. Akibatnya, sepuluh rumah harus nebeng kerumah masyarakat di seberang sungai yang satu dusun dengannya.

Sekadar diketahui, dusun Rattematama terbagi dua yang dipisahkan sungai besar.
Disebrang sungai, ada sepuluh rumah yang membutuhkan listrik, termasuk penerangan jalan. Demi untuk memenuhi kebutuhan listrik, masyarakat rela membeli kabal sampai empat ratus meter dan tiap rumahnya harus membayar empat puluh ribu rupiah perbulannya, untuk membeli token listrik, demi memenuhi penerangan listrik di rumahnya.

Baca juga  Bupati Majene Lukman Berharap, Dua Hingga Tiga Tahun Kedepan, Pimpinan OPD Diisi Para Doktor

Masing-masing penarikan kabal listrik dibagi di rumah Sappe lima rumah dan di rumah Afdal lima rumah. Belum lagi ada dua rumah saat ini dibangun, otomatis pasti kedua rumah itu juga nantinya perlu aliran ristrik.

Baca juga  Tidak BerKTP Sulbar, Tak Boleh Melintas di Perbatasan Polman

Salah seorang warga Dusun Rattetama, Cimbol, yang ditemani Amir dan Udin, juga warga dusun Rattetama, berharap agar pemerintah Kabupaten Polman dan pemerintah provinsi, betul betul bisa membantunya agar mereka tidak dihantui pemutusan kabel listrik. Pasalnya, PLN telah menghimbau agar tidak mengambil atau menyambung kabel untuk pengaliran listrik ke rumah-rumah. (Syarifuddin Andi)


DAERAH