Warga Mombi Minta Pemprov Sulbar Perhatikan Sungai Mandar yang Semakin Mengikis Perkebunan Warga


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Anggota komisi I DPRD provinsi Sulawesi Barat dari partai Golkar, Ir.H.Hamsah Sunuba, M.Kes hadir saat intensifikasi penularan penyakit aktif kusta di dusun Paropo Desa Mombi Kecamatan Alu Polman, Kamis (3/9/2021).

Hal itu membuat masyarakat langsung menyampaikan aspirasinya, agar DPRD provinsi Sulbar dan pemerintah provinsi lebih memperhatikan kondisi sungai mandar yang semakin mengikis perkebunan masyarakat dan hampir mendekati permukiman penduduk. Hal ini disebabkan arus sungai yang sering meluap di saat hujan datang. “Masyarakat juga membutuhkan pembuangan sampah, sehingga masyarakat tak membuang sampah di pinggir sungai lagi,” ungkap imam mesjid Paropo.

Baca juga  PKB Majene Peduli, Ratusan Paket Sembako Dibagikan Kepada Warga

Sementara itu, Abd Rasid, mantang kepala dusun paropo mengatakan, agar DPRD provinsi mengutamakan dan memperhatikan sumber pemasukan warga melalui pengadaan ternak kambing, sapi dan perkebunan. “Hampir lima tahun ini tidak pernah ada pengadaan dari provinsi kepada masyarakat desa Mombi dan sekitarnya. Hasil pendapatan masyarakat desa Mombi dan sekitarnya hanya berasal dari ternak dan perkebunan,” tuturnya.

Baca juga  Komisi I DPRD Sulbar Kunker ke DPRD Majene Terkait Ranperda Pertanggungjawaban APBD

Mendengar aspirasi dari masyarakat tersebut, anggota DPRD Sulbar Hamsah Sunuba mengungkapkan, masalah aspirasi yang diajukan masyarakat desa Mombi, dirinya akan menampung perihal tersebut dan akan dirapatkan. “Seperti aspirasi untuk tanggul atau batu gajah serta bak sampah, agar DPRD dan pemerintah provinsi bisa melakukannya, supaya bisa terlaksana,” jelasnya.

Baca juga  DPRD Sulbar Gelar Paripurna Terkait Laporan dan Rekomendasi Pansus

Dia menambahkan, untuk pengadaan kambing dan sapi, agar mengajukan proposal berbentuk kelompok, supaya bisa dianggarkan dua tahun kedepannya, dikarenakan di saat memasukkan proposal, tidak serta Merta langsung ada anggarannya, tapi melalui tahapan. (Syarifuddin Andi)


PARLEMEN