Viral, Kompetisi Liga 3 Zona Sulbar Diwarnai Pemukulan Wasit


Suasana sesaat setelah wasit yang memimpin pertandingan Pespa vs Persema Mamasa dipukul oleh salah seorang pemain. (foto : tangkapan layar video @siorangdalam)

SULBAR99NEWS.COM-PASANGKAYU, Viral beredar video di media sosial, sejumlah pemain yang mengenakan seragam hitam tampak memukul dan menendang wasit yang memimpin laga yang mempertemukan Pespa dan Persema Mamasa dalam lanjutan pertandingan sepakbola liga 3 Zona Sulawesi Barat.

Sekadar diketahui, Kompetisi liga 3 (tiga) 2021 zona Sulbar resmi dibuka Ketua Umum Asosiasi Sepekbola Kabupaten (Askab) PSSI Pasangkayu, Yaumil Ambo Djiwa. Laga itu, dihadiri langsung Karo Ops Polda Sulbar 18 November 2021 kemarin

Pertandingan mulai digelar di Stadion Bulu Cindolo Gelora Djiwa Pasangkayu. Kamis (18 /11/21)Sore. Hal itu, ditandai dengan tendangan kick off Ketua Umum ASKAB PSSI sekaligus Bupati Pasangkayu Yaumil Ambo Djiwa.

Baca juga  Pelatih MU Kesal, Salahkan Klopp Karena Sulit Dapat Penalti

Digulirnya laga akbar pembukaan itu dihadiri Karo Ops Polda Sulbar Kombes Pol Muhammad Helmi dan unsur forkopinda pasangkayu. Bupati Yaumil menyampaikan, lewat kompetisi liga 3 zona Sulbar ini diharapkan bisa membagkitkan semangat pemuda pasangkayu khususnya pencinta sepakbola.

“Melalui liga 3 ini diharapkan bisa menemukan bibit-bibit pemain sepakbola handal asal pasangkayu untuk berlaga ketingkat yang lebih tinggi” Harap Bupati Yaumil

Diketahui terdapat 9 klub yang berlaga di liga tiga tersebut yakni Pespa, PS Matra, Sarudu FC, PS Mamuju Tengah, Persimaju, OTP 37 FC, Gasman Majene, Persema, Sandeq Polman.

Turnamen ini, sudah keduakalinya dilaksanakan sejak stadion Gelora Djiwa ini resmi digunakan.

Baca juga  Segini Total Hadiah Kejuaraan Tennis Beregu Putra Bupati Cup I SulSelBar

Kejadian pemukulan wasit berdasarkan video yang diunggah instagram siorangdalam sekitar 7 jam yang lalu itu terjadi saat skor kedua pertandingan itu pada posisi 1-4 untuk keunggulan Persema Mamasa.

Sontak, puluhan warganet mencekam kejadian memalukan itu.

“Kalo di luar si nyentuh aja udh di sanksi, apalagi ini udh nendang gitu harusnya seumur hidup di banned😂😂,” tulis didi_aditya10 mengomentari unggahan instagram siorangdalam.

“udah kadang wasitnya ga becus, pemainnya mental tarkam, yaudahlah mereka berbaur di lapangan jadi satu pergelutan 😂😂,” tulis ab_pride.

“Coba kasus gini, bisa d pidanakan,, pasti mikir klo mau mukul 😅,” tulis wawan_akhmad.

Baca juga  Arsenal Keok 0-3 Tanpa Ampun Lawan Aston Villa di Markasnya Sendiri

“gw sebenarnya sepakat kasus beginian hrs di pidana karena sdh keterlaluan mengarah ke penganiayaan berat, tp masalahnya Pedoman Dasar PSSI 2007, dalam Pasal 55 (1), pedoman tersebut ditegaskan setiap perselisihan harus diserahkan ke Badan Yurisdiksi (pengadilan) yang dibentuk PSSI atau FIFA. Selanjutnya dalam Pasal 56 (1) disebutkan, semua perselisihan diselesaikan di dalam organisasi PSSI sesuai dengan tingkatannya. Jd berat bro tuk dipidana. Kadang hukum sepak bola ini ngalahin hukum negara. Tapi klo wasit sebagai korban bisa sih lapor polisi banyak juga kok contoh kasus,” tulis rayhan_nhrp. (ih)