Transmigrasi Berperan Penting untuk Pengembangan Kabupaten Banyuasin


SULBAR99NEWS.COM-BANYUASIN – Direktur Jenderal Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi (PPKTrans) Aisyah Gamawati, Inspektur Jenderal Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Ekamawati bersama Bupati Banyuasin, Askolani, menyambut rombongan Komisi V DPR di Banyuasin, Rabu (22/09/21).

Sejumlah agenda yang dilaksanakan antara lain pemberian secara simbolis dukungan program pembangunan dan pengembangan transmigrasi (infrastruktur dan pengembangan sosial budaya), diskusi dan pendalaman oleh Komisi V DPR serta kunjungan ke pusat bisnis yang ada di Kawasan Transmigrasi Telang (KTM Mart).

Bupati Askolani mengatakan, Program Transmigrasi di Kabupaten Banyuasin telah berlangsung sejak Tahun 1969. Lebih dari 55 ribu KK atau lebih dari 235 ribu jiwa yang menempati 129 lokasi permukiman transmigrasi yang tersebar di 13 kecamatan.

Baca juga  Ada Hasnah Syam di DPR, Menteri PAN-RB Yakin Banyak Bantuan Anggaran Pusat ke Barru

“Delapan kecamatan bahkan menjadi Ibukota Kecamatan, hal tersebut berarti transmigrasi memiliki arti penting bagi pengembangan wilayah Kabupaten Banyuasin,” kata Askolani.

Askolani menambahkan, terdapat dua kawasan transmigrasi yang ada di wilayah Kabupaten Banyuasin yaitu Kawasan Telang dan Kawasan Karang Agung Ilir.

Askolani sangat mengapresiasi dukungan APBN dalam pembangunan fasilitas di Kawasan Telang diantaranya Islamic Centre, Gedung Pusat Bisnis dan Pusat Pengelola, Pasar dan Pertokoan, Rumah Produksi Padi Terintegrasi (RMP), dan infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan dan dermaga.

Adanya dukungan pembangunan infrastruktur tadi antara lain diharapkan untuk meningkatkan investasi di bidang pertanian, industri, jasa dan perdagangan serta meningkatkan produktivitas masyarakat di Kawasan Transmigrasi dengan harapan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Banyuasin,

Baca juga  Hari Ini, Jamaah An-Nadzir Gowa Lebaran

Adapun Kawasan Karang Agung Ilir yang termasuk dalam 100 Kawasan Transmigrasi Prioritas semenjak Tahun 2008 telah ditempatkan sebanyak 1.120 KK dengan penempatan transmigran terbesar berada di UPT Jati Sari.

Dukungan APBN di kawasan transmigrasi Karang Agung Ilir antara lain Kantor dan Rumah KUPT, Gudang Pangan, Puskesmas Pembantu, masjid, jalan dan jembatan.

Askolani juga berharap agar beberapa usulan antara lain usulan penempatan calon transmigran baru di Desa Tabala Jaya sebanyak 175 KK dan dukungan pembangunan jalan Tabala Jaya dan Sri Agung dapat diakomodir oleh pihak Kemendes PDTT.

Dirjen PPKTrans, Aisyah Gamawati, menjelaskan tentang arti pentingnya pembangunan Kawasan Transmigrasi bagi pengembangan wilayah.

Baca juga  Safari Gemar Ikan, Sangat Penting untuk Kecerdasan Otak

“Kawasan Transmigrasi diharapkan untuk dapat menciptakan sentra agribisnis dan agriindustri yang mampu menarik investasi swasta untuk menumbuh kembangkan kegiatan ekonomi transmigran dan penduduk kawasan serta membuka peluang usaha dan kesempatan kerja,” kata Aisyah

Aisyah menambahkan dalam rangka pengembangan kegiatan ekonomi telah dibentuk Lembaga Keuangan Mikro sebanyak 17 LKM BMT sejak Tahun 2009, dukungan Himpunan Wirausaha Tani (HW-Trans), Kelompok Perempuan Petani Transmigrasi dan Kelompok Peternak Sapi.

“Dukungan terhadap pengembangan kawasan transmigrasi sendiri juga telah dilakukan diantaranya dengan Bintek Pemasaran di Kawasan Perkotaan Baru (KPB) Telang dan Bintek Pertanian Terpadu di Kawasan Karang Agung Ilir,” tandas Aisyah. (ih)


NASIONAL