Tindak Lanjut BPKP, TGTP Covid19 Majene Rapat Sinkronisasi BLT


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pemerintah Kabupaten Majene melalui Tim Gugus Tugas Covid 19 Majene menggelar rapat sinkronisasi data pemberian BLT menindaklanjuti surat BPKP Sulawesi Barat, terkait hasil sinkronisasi berdasarkan data data dari dinsos dan pemerintah pusat. Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat Wakil Bupati Majene, Jumat (22/5/2020) siang.

Selain itu, juga dibahas evaluasi penyaluran tahap pertama Bantuan Langsung Tunai (BLT) baik APBD dan APBDes yang bergulir sejak 12 Mei 2020 lalu. Bupati Majene Fahmi Massiara menjelaskan, penyaluran BLT untuk APBD Desa dan APBD Majene perlu ditelaah, sekaitan dengan ketimpangan antara penerima BLT yang bersumber dari dana APBD Kabupaten dan Desa dan pusat.

Ia menghimbau kepada tim agar penyaluran tahap kedua harus di permantap sebelum dijadwal. “Data harus disinkronkan baik dari pusat, kecamatan, Disdukcapil dan Dinsos,” ujar Fahmi.

Baca juga  Luar Biasa, Selain Solar, Perusda Majene Juga Siapkan 8.000 Liter Pertalite

Ia mengambil contoh permasalahan pada tingkat Desa yang diketahui adanya penerima ganda. Terlebih lagi data pemerintah pusat yang tidak diketahui di tingkat pemerintah desa. “Perlu sekarang, kita tanyakan jaminan kepada kepala desa, bahwa penerima BLT memang wajar diberikan,” ungkapnya.

Senada dengan Fahmi, Wakil Bupati Lukman yang turut hadir mengatakan, semua pihak harus terkoneksi. “Terutama untuk tiga bulan kedepan, yang akan menjadi dasar perencanaan pemberian BLT lanjutan,” ujar Lukman.

Sementara itu untuk penyaluran BLT tahap pertama telah digelontorkan Rp 3. Milyar dari Rp 5 Milyar yang disiapkan. Kepala BKAD Majene Kasman Kabil menyebutkan, banyaknya data ganda dan calon penerima yang tidak memenuhi syarat sehingga penyaluran BLT tidak memenuhi kuota. “Kalau mengacu pada penyaluran tahap satu, hanya kisaran Rp 3 Milyar maka total rata rata yang dibayarkan selama tiga bulan hanya Rp 9 Milyar dari Rp 18 Milyar yang disiapkan untuk tiga bulan,” sebutnya.

Baca juga  Patmawati Fahmi Beri Semangat Kader PKK Majene

Kadisdukcapil Majene Asri Albar juga mengungkapkan, permohonan penerbitan Kartu Keluarga sebagai syarat penerimaan BLT telah dilakukan dengan maksimal. “Tidak ada toleransi jika memang tidak memenuhi syarat,” tegas Asri Albar.

Kadis Sosial Muh Jafar juga membeberkan data penyaluran bansos BLT bulan Mei, dari jumlah KKM berdasarkan SK bupati sebanyak 8.179, namun yang tersalur 6.345 atau yang belum tersalur sebanyak1.821. “Belum tersalurkannya secara 100 % , karena ada yang tidak hadir sebanyak 668, KKM data ganda 851 dan data KKM yang tidak sesuai berjumlah 42,” sebut Jafar.

Baca juga  Disdukcapil Akan Kunjungi Langsung Masyarakat Untuk Pelayanan Kependudukan

Rapat tersebut juga menyimpulkan agar paling lambat tanggal 26 Mei data penerima BLT tahap dua harus masuk di dinsos melalui camat masing masing dibantu Dinas sosial, Disdukcapil dan Bagian Anggaran.

Turut hadir Kepala PMD Majene, Camat Banggae, Banggae Timur dan Sendana. Juga Kepala BPBD dan Jubir Tim Gugus Tugas Covid 19 Kab Majene. (Ih/rls)


DAERAH