Tim Singkronisasi Catat 105 Korban Meninggal Akibat Gempa Sulbar Akan Dapat Santunan


SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Dalam rangka menyiapkan data korban bencana alam gempa bumi magnitudo 6,2 SR yang valid, guna mendapatkan santunan kepada ahli waris korban berdasarkan arahan sekda prov Sulawesi Barat, pada rapat evaluasi yang dihadiri oleh seluruh stakeholder yang ada, Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju ditunjuk sebagai Koordinator dalam melakukan singkronisasi dan validasi data korban yang meninggal dunia akibat Bencana Alam gempa bumi di Kabupaten Majene dan Mamuju.

Baca juga  Wow, Ada Air Mancur Dadakan di Jalan Poros Majene Polman Desa Tandung

Pada tanggal 26 Januari pukul 10.00 Wita bertempat di Posko Gabungan SAR, Team singkronisasi dan validasi data Korban Meninggal dunia yang terdiri dari beberapa K/L seperti dari BASARNAS, TNI, POLRI Kemensos, Kesehatan dan BNPB dan beberapa Sumber pendukung lainnya melakukaan proses validasi untuk mendapatkan data yang valid agar korban meninggal dunia segera mendapatkan santunanan kepada ahli waris korban.

Baca juga  Banjir Mamuju, Sejumlah Ruas Jalan dan Perumahan Terendam Air

Dari Hasil sementara singkronisasi dan validasi yang dilaksanakan oleh Team, korban meninggal dunia akibat bencana alam gempa bumi berjumlah 105 orang, terdiri dari kabupaten Mamuju 95 orang dan Kabupaten Majene 10 orang,

“Korban meninggal dunia tersebut akan mendapatkan santunan berdasarkan hasil Rapat evaluasi seluruh stakeholder yang tergabung dalam penanganan dampak gempa Majene dan Mamuju, dan pemberian antunan tersebut telah di proses oleh Kemensos, “ungkap saidar

Baca juga  Dandim 1402/Polman Lepas Empat Prajurit Pindah Satuan

Menurut Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mamuju, Saidar Rahmanjaya, dia berharap agar semua korban Meninggal dunia dapat tervalidasi datanya, sehingga akan mempercepat proses pemberian santunan ke ahli warisnya masing-masing. (Satriawan)