Terduga Pelaku Pembunuhan di Baras Pasangkayu, Sudah Diamankan Polisi


Petugas dari Polsek Baras, dibantu Tim Jatanras Polres Mamuju Utara, berhasil mengamankan terduka pelaku pembunuhan sadis, di Desa Motu, Kecamatan Baras, Pasangkayu inisial S (21).

SULBAR99.COM-MATRA-Petugas dari  Polres Mamuju Utara  menangkap terduga pelaku pembunuhan sadis yang terjadi, di Desa Motu, Kecamatan Baras inisial S (21), yang nekat menghabisi nyawa korban Yunus di kebun Sawit,  kepala korban nyaris terputus ditebas parang oleh pelaku pada Jumat (28/02) sore.

Informasi yang dihimpun bahwa pelaku S (21) berhasil ditangkap usai petugas melakukan olah TKP yang diperkuat saksi-saksi, akhirnya personel Polsek Baras dibantu petugas Jatanras Polres Mamuju Utara berhasil mengamankan pelaku di kediamannya, di Dusun Sidomaju, Desa Balanti, Kecamatan Baras.  

Baca juga  Bapan Sulbar Kecam Keras Insiden Pengeroyokan di Papua

Kapolres Mamuju Utara AKBP Leo H. Siagian mengatakan, motif pelaku menghabisi nyawa korban masih didalami, namun dari hasil penyelidikan sementara  berdasarkan dari keterangan pelaku kejadian ini berawal saat ia dihadang oleh korban saat mengendarai sepeda motornya. Tiba-tiba korban mendatangi tersangka dan menamparnya.

“Tersangka pun mengatakan “janganko pukulka lagi, kerena kalau mu pukulka lagi ku lawanko itu, korban yang masih kesal terhadap tersangka kemudian mencabut badik dan menyerang tersangka S,  namun serangan yang dilancarkan dapat dihindari, tersangka pun mencabut parangnya dan langsung menebas pada bagian leher dan tangan korban, karena  kemudian korban, mendapat luka cukup serius pada bagian kepala dan leher sampai akhirnya korban meninggal ditempat,”jelas AKBP Leo

Baca juga  Kapolda Sumut Bangga, Tim Kerja Keras Ungkap Kasus Penembakan Wartawan Marasalem Harahap

Atas peristiwa tersebut kata Kapolres, pelaku langsung diamankan di Polres Mamuju Utara bersama dengan barang bukti sebilah parang. Kesimpulan sementara motif kasus ini adalah salah paham, namun polisi masih mendalami apa motif yang sebenarnya hingga terjadi perkelahian antar korban dan pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik.

Baca juga  Pelaku Penipuan Catut Nama Pejabat Polres Majene Ditangkap

“Jadi kesimpulan sementara motif kasus ini adalah salah paham, namun polisi masih mendalami apa motif yang sebenarnya hingga terjadi perkelahian antar korban dan pelaku dengan menggunakan senjata tajam jenis parang dan badik, Aatas peristiwa ini tersangka dijerat dengan Pasal 338 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Saat ini sudah ditahan di Mapolres untuk menjalani proses hukum,”pungkasnya.(Alimukhtar)


KRIMINAL