Dibaca : 47 kali.

Tepis Rasa Takut Lalui Jalan Penuh Lubang, Dalif Arsyad Reses di Puncak Sondong Baruga Dhua


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Politisi muda PKB, Muh Dalif Arsyad, menggelar reses tahap dua masa sidang ketiga tahun anggaran 2021 di lingkungan Sondong Kelurahan Baruga Dhua, Kabupaten Majene, untuk mendengar dan menerima aspirasi masyarakat, Rabu malam (02/06/2021)

Selain kepala lingkungan Sondong, tokoh masyarakat, imam masjid, juga perwakilan sejumlah kelompok tani yang mayoritas memenuhi pertemuan itu.

Dalam reses tersebut, Sekretaris komisi I DPRD Sulbar itu penuh haru mendengar keluh kesah salah satu perwakilan warga akibat akses jalan utama menuju Sondong sudah sangat memprihatinkan dan setiap saat mengancam keselamatan jiwa. Menurutnya, selain jalan berlubang dan bergelombang, juga kondisi jalan menjadi sangat licin jika masuk musim penghujan. “Kami berharap melalui kesempatan ini prioritas utamanya akses jalan segera dibenahi, misalnya saja jika musim panen untuk memasarkan lewat jalan bergelombang dan berlubang harus ekstra hati hati, kalau tidak sedikit saja lengah bisa jadi nyawa taruhannya. Belum lagi ibu yang hamil tua rencana ke bidan untuk bersalin tapi keburu melahirkan setelah lewat jalan itu, “jelas Mursalim.

Baca juga  Raker Komisi IV DPRD Sulbar, H. Sudirman : Kepsek Agar Tidak Ikut Serta Urus Proyek

Selain itu, gagal panen sering dialami akibat ketersediaan air jauh dari kata cukup. “Ketersediaan air juga sudah menjadi persoalan menahun, cara mengatasi salah satunya pembuatan embung, “jelasnya lagi.

Baca juga  DPRD Menilai LKPJ Gubernur Sulbar 2020 Merupakan LKPJ Terburuk yang Pernah Ada

Sebelum menanggapi, politisi PKB ini, terlebih dulu memberikan pemahaman kepada masyarakat yang hadir soal masa reses kedua masa sidang ketiga tahun 2021 untuk tahun anggaran 2023 mendatang ini disebabkan pengusulan program untuk tahun 2022 berdasarkan aturan yang berlaku sudah berakhir akhir Maret lalu. “Ya seperti terlihat rancu juga aturannya, kita laksanakan reses masih di tahun 2021 tapi peruntukannya nanti di tahun 2023. Saya tidak berjanji, tapi mudah-mudahan ada usulan bisa terakomodir di APBD perubahan tahun 2021,” harap Dalif.

Baca juga  Dihearing DPRD Majene, Kasus Pasien Almaida Hampir Saja Terulang di PKM Tammeroddo

Meskipun acara reses dilaksanakan di rumah panggung sederhana salah satu warga, namun tidak mengurangi antusias masyarakat untuk mengikuti acara reses itu. (Satriawan)