Dibaca : 27 kali.

Tanggulangi Wabah Covid-19, Pemkab Majene Pangkas 50 Persen Anggaran OPD


Kasman Kabil, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Majene

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Untuk menanggulangi penanganan wabah virus Corona,  pemerintah kabupaten Majene memangkas anggaran setiap Organisasi Perangkat daerah (OPD) sebesar 50 persen . Pemangkasan anggaran meliputi biaya kegiatan OPD yang dianggap belum prioritas.

Ungkapan ini disampaikan kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Majene, Kasman Kabil, dikonfirmasi melalui sambungan telpon,  Rabu (22/04/2020).

Baca juga  Sesaat Setelah Apel Siaga Karhutla, Kebakaran Lahan Kembali Terjadi

Menurut Kasman, untuk menanggulagi pembiayaan penanggulangan wabah Covid-19, pemkab Majene terpaksa pemangkasan anggaran di setiap OPD. Pemangkasan dilakukan sesuai petunjuk dari Kementerian Dalam Negeri untuk biaya penanggulangan wabah Covid-19. Anggaran OPD yang akan dipangkas meliputi anggaran belanja barang dan jasa.

“Rencana pemangkasan anggaran dilakukan di setiap OPD. Anggarannya yang akan dipangkas hingga 50 persen, ini untuk penanggulangan wabah Covid, mungkin termasuk juga anggaran tunjangan dari ASN dan langganan surat kabar, jadi kami minta maaf karena kondisi saat ini pemda butuh biaya besar,”ungkap Kasman.

Baca juga  Segini Jumlah KK yang Terima BLT APBD di Banggae dan Banggae Timur

Sementara itu Sekretaris DPRD Majene, Mattalunru mengaku untuk anggaran DPRD kemungkinan besar akan dipangkas sebesar Rp500 juta, meliputi anggaran biaya perjalanan dinas, anggaran reses dan anggaran pelatihan.

Baca juga  Bupati Majene Soal Vaksin Covid ASN : Tak Ada Pilihan, Harus Digenjot

”Rencana anggaran DPRD yang akan dipangkas mencapai Rp 500 juta,  anggaran yang akan dipangkas berupa biaya perjalanan dinas dan biaya reses, apalagi beberapa bulan kedepan ini tidak ada  DPRD yang akan melakukan perjalanan dinas,”katanya. (Alimukhtar)