Tanah Timbunan Langka, Masyarakat Terhambat Membangun Rumah

  • Bagikan
Pengambilan tanah timbunan oleh alat berat sudah langka ditemui.

SULBAR99.COM-MAJENE, Beberapa minggu terakhir, masyarakat dihambat langkanya tanah timbunan. Pasalnya, pekerjaan lain yang berhubungan dengan pembangunan rumah ikut terhambat.

Amir, Salah seorang warga yang ditemui, Rabu, (2/10/2019) di lokasi pembangunan rumahnya di Daerah Passarang Kecamatan Banggae menyebutkan, sudah hampir sebulan mencari tanah timbunan untuk menimbun pondasi yang sudah dibuatnya, namun dia sama sekali tidak mendapatkan karena tidak ada alat berat yang beroperasi menambang tanah timbunan.

“Sudah sebulan ini, tidak ada alat berat yang beroperasi untuk melayani masyarakat yang membutuhkan tanah timbunan,”ujar Amir.

Menurut Amir, tidak adanya alat berat yang beroperasi karena terkendala perizinan tambang. “Saya dengar-dengar, ada juga alat berat yang diamankan pihak berwajib, karena melakukan tambang tanpa Izin,” tambah Lelaki yang berprofesi sebagai nelayan itu.

Akibatnya, rumah yang dibangun mangkrak, hanya terlihat pondasi tanpa ada timbunan. “Soalnya, tukang bangunan tidak bisa lanjut pekerjaan pasangan batu bata kalau belum ditimbun,”ujarnya.

Dirinya berharap pemerintah segera turun tangan mengatasi kelangkaan tanah timbunan. “Masih bagus karena yang dibangun rumah sendiri, kalau proyek pemerintah yang dikerja, bisa kena denda kalau bangunan tidak selesai tepat waktu karena persoalan timbunan,” pungkas Amir. (Ih)

  • Bagikan