Syarat Formil Tidak Terpenuhi, Kasus Dugaan Politik Uang di Majene Dihentikan


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Tidak memenuhi syarat formil, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, menghentikan kasus dugaan money politics atau politik uang yang dilakukan salah satu warga Desa Mekkata, Kecamatan Malunda inisial S (20).

Penghentian kasus ini setelah melalui dipembahasan pertama yang dilaksanakan Sentra Penegakan Hukum Terpada (Gakkumdu) yang digelar di ruang rapat Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Majene, Selasa (8/12/2020).

Baca juga  Majene Tak Masuk dalam 75 Paslon Pilkada yang Diusung PDI Perjuangan

Ketua Bawaslu Majene, Syofian Ali yang didampingi kordinator Divisi (Kordiv) Penindakan Pelanggaran Bawaslu Provinsi Sulawesi Barat, Ansharullah menjelaskan, bahwa kasus yang dialami oleh salah satu warga Desa Mekkata, Kecamatan Malunda, tidak dapat dilanjutkan, atau terhenti dipembahasan pertama.

“Kasus ini tidak dilanjutkan lantaran ada perbedaan pandangan dari kedua yang tergabung dalam Gakkumdu saat proses pembahasan pertama, dimana dua lembaga tersebut dalam hal ini Kejaksaan Negeri Majene dan penyidik dari Kepolisian menganggap bahwa syarat secara formil tidak terpenuhi,” jelas Syofian

Baca juga  Rapatkan Barisan, Sekawan Millenial Siap Memenangkan Patmawati-Lukman

Sementara dari pihak Bawaslu kata Syofian, tetap konsisten jika kasus tersebut layak dilanjutkan dipembahasan kedua karena memenuhi syarat secara formil dan materil. Namun, dalam pembahasan pertama karena adanya perbedaan pandangan sehingga kasus tersebut tidak dapat dilanjut.

Baca juga  Kelompok Millenial Majene Pendukung Paslon Patmawati-Lukman Adakan Pertemuan

“Jadi karena terjadi perbedaan pandangan, maka kasus ini tidak dapat dilanjutkan. Sementara pengambilan kesimpulan harus betul-betul satu pemahaman dan tidak ada istilah voting,” ungkap Syofian.

Sebelumnya diberitakan, inisial S, warga Desa Mekkatta, Kecamatan Malunda diamankan petugas Panwascam Malunda, karena diduga melakukan politik uang di masa tenang Pilkada Majene, Senin (7/12/2020) sore. (Alim)


PILKADA