Sulbar Tertinggi Ketiga Terkait Masalah Gigi dan Mulut

  • Bagikan

SULBAR99.COM-MAJENE, Dekan Fakultas Kedokteran Gigi Unhas Drg. Muhammad Ruslin, Sp. BM, PH.d merasa bangga dengan diundangnya dalam kegiatan Talk Show tentang hubungan stunting dengan kesehatan gigi dan mulut.

“Saya sangat kagum dan bangga terhadap pemerintah kabupaten Majene atas perhatian dan keseriusannya dalam pemberantasan stunting,” ujar Drg. Ruslin saat menjadi narasumber pada talk show yang bertema Dokter Gigi unggul Indonesia Maju, Rabu (23/1/2020) di Pendopo Rujab Bupati Majene.

Dekan FKG Unhas itu menyebut Wakil Bupati Majene dan Ketua TP. PKK sangat mengerti dan memahami tentang stunting. “Kedepannya, saya bisa melihat bahwa stunting akan berhasil diturunkan di Majene, mellihat kesigapan dan antusiasme dari pemerintah terhadap persoalan ini,” ujar Drg. Ruslin.

Dalam penyampaiannya, Drg. Ruslin mengungkapkan, 8,7 persen masalah gigi berlubang pada anak di Indonesia. Selain itu, 7,1 persen masyarakat Sulbar menyikat gigi pada waktu tepat, dua kali sehari pada saat sarapan dan sebelum tidur.

‌”Sulbar Tertinggi ketiga mengenai masalah gigi dan mulut, setelah Sulsel dan Sultra,” ungkapnya seraya menyebut 64,7 persen permasalahan gigi dan mulut di Sulbar. Dari angka itu, hanya 8,1 persen yang berkonsultasi ke dokter gigi, sedangkan 95,6 persen masyarakat Sulbar belum pernah berkunjung ke dokter gigi.

Terkait stunting, Dekan FKG Unhas menyebutkan, stunting adalah kondisi ketika tinggi badan seorang lebih pendek dibandingkan dengan tinggi badan orang pada umumnya. Hal ini disebabkan karena asupan gizi yang tidak mencukupi, kekurangan gizi dapat terjadi sejak anak dalam kandungan dan pada masa awal setelah anak lahir.

Secara nasional, lanjut Drg. Ruslin, Sulbar urutan kedua tertinggi dengan angka mencapai 45,98 persen. Majene sendiri berada pada angka 40 persen.

Faktor pendukung terjadi stunting, tambah dekan FKG, karena asupan makanan tidak seimbang, bayi lahir premature yang mengakibatkan berat badan dan tinggi badan yang tidak seimbang.

Selain itu, pemberian ASI ekslusif yang tidak mencapai target, pendidikan orang tua dan status sosial rumah tangga yang rendah juga salah satu penyebab stunting.

Drg. Ruslin menambahkan, tips untuk menghindari stunting sejak dini yaitu ajari anak sejak kecil untuk sikat gigi dengan pelan, Jangan dimarahi, didik ingatkan dan diberi tahu cara untuk sikat gigi agar terbiasa menyikat gigi, sehingga terbawa sampai dewasa.

“Stunting salah satu penyebab terbesarnya adalah masalah gigi dan mulut,” ungkap Drg. Ruslin.

Sebelum mengakhiri kegiatan, Dekan FKG unhas itu mengakatan, ibu ketua panitia adalah teman sekolah saya dan kuliah di Unhas. “Saya berterima kasih kepada beliau atas undangannya ini. Kemarin kami jadwal ke Tarakan untuk presentase, namun karena permintaan ibu ketua panita HUT PDGI dan ibu ketua TP. PKK, jadi kami ke Majene dulu,” ungkapnya.

Ditambahkan, dirinya akan support dan membantu untuk operasi bibir sumbing secara gratis. “Saya bersemangat karena ibu ketua PKK antusias sekali, apalagi kami diterima malam-malam dan itu sangat buat saya terharu,” kunci Drg. Ruslin.

Laporan : Awal Nugraha

  • Bagikan