Sertifikat Tidak Diketahui, Banggar Pertanyakan Aset TPI


Abd. Wahab, anggota Banggar DPRD sedang mempertanyakan aset TPI. ( Foto : Alimukhtar)

SULBAR99.COM-MAJENE, Badan Anggaran (Banggar) DPRD Majene, mempertanyakan asset Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di kawasan pelabuhan, kelurahan Banggae, kecamatan Banggae yang hingga kini sertifikatnya belum diketahui.

Pertanyaan itu dilontarkan anggota Banggar DPR Majene, Abd. Wahab, dalam pembahasan lanjutan tentang RAPBD tahun 2020, antara banggar DPRD bersama tim anggaran pemkab Majene, beberapa hari lalu, di ruang rapat DPRD.

Baca juga  Hari Pahlawan, Satgas Pramuka Polman Gelar Sunnatan Massal di Desa Lembang lembang

Menurut Wahab, pertanyaan ini kami lontarkan dalam rapat bersama tim anggaran pemkab Majene, terkait dengan pendapatan, termasuk aset TPI yang hingga kini sertifikatnya belum diketahui siapa yang menyimpan.

Baca juga  Dinas Perpustakaan Gelar Audisi Lomba Bercerita Anak SD


“Waktu kami pertanyakan kepada dinas Kelautan dan Perikanan Majene, mereka tidak bisa menjawab, yang katanya memang ada sertifikatnya tetapi yang menyimpan adalah orang lain, yang sampai sekarang belum diketahui, ironisnya persoalan ini sudah lama, nah ini seharusnya jelas siapa yang menyimpan,”kata Wahab.

Baca juga  Beban Pembiayaan APBD Majene 2020 Meluap, DAU Tidak Mengalami Kenaikan.

Sementara itu, kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah, Kasman Kabil dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan tentang siapa yang menyimpan sertifikat TPI. ”Untuk persoalan itu saya belum tahu, nanti saya coba pertanyakan kepada bidang aset,”singkat Kasman. (Ali)