SEPTI Sulbar Desak Pemerintah Usut Tuntas Kasus Kematian 6 Generasi Bangsa


SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Serikat Pemuda Tani Islam (SEPTI) Sulbar mendesak pemerintah pro-aktif dalam hal mengusut tuntas kasus penembakan yang terjadi di KM 50 Cikarang, terhadap 6 generasi bangsa.

Dalam rilisnya yang diterima redaksi, Sekretaris SEPTI Sulbar, Akbar menyampaikan, hal ini jangan dibiarkan berlarut-larut. “Seakan pemerintah tidak peduli, kami mendesak kepada Presiden RI, agar segera menyambangi pihak keluarga korban dari kasus tersebut, sebagai pemimpin Negara yang punya rasa kemanusiaan,” tulisnya.

Baca juga  Cerita Ahmad, Selamat dari Reruntuhan RS Mitra Mamuju Ke Tim Medis Ikatek Unhas

Karena, lanjut Akbar, sampai saat ini Presiden belum pernah mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya 6 ummat Islam di negeri ini. “Mengucapkan selamat hari natal saja, para penguasa di negeri ini pada sibuk mengucapkan selamat hari natal, bahkan memasang baliho di setiap pelosok, kok mengucapkan belasungkawa sesama ummat muslim kita cuek,” kata Akbar.

Baca juga  Parah, WhatsApp Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad Dibajak Orang

Harapannya, kepada pemerintah khususnya Presiden agar segera membentuk tim independen pencari fakta, dan bulan Januari nantinya, pra peradilan yang diusulkan tidak diintervensi hukum.

Terkait Imam Besar HRS, pimpinan FPI, dirinya selaku Serikat Pemuda Tani Sulawesi Barat, menilai penahanan HRS perlu dikaji ulang, karena UU nomor 6 tahun 2018 tentang karantina kesehatan yang sepatutnya adalah kasus perdata, bukan pidana.

Baca juga  DPC GMNI Kab. Majene Periode 2021-2023 Resmi Dilantik

“Jadi kami mendesak kepada bapak presiden agar mencopot Polda Metro Jaya, dan Kapolri Idham Aziz karena dianggap gagal dalam menerapkan keadilan hukum di Negeri Indonesia yang kita cintai,” tutupnya. (rls)


PERISTIWA