Seorang Pelajar SMK Ditemukan Tewas Gantung Diri di Campalagian


Ilustrasi Seutas tali gantung diri. (internet)

SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Kembali seorang remaja, MS (18 tahun) ditemukan tewas gantung diri dengan seutas kabel listrik terlilit di lehernya, Selasa 22 Juni 2021, sekira pukul 19.30 wita, di dusun Kampung Masigi Desa Katumbangan Kecamatan Campalagian Kabupaten Polman.

Mengetahui informasi tersebut, Polsek Campalagian yang dipimpin Pawas IPDA Syahrul SH dan Ka SPKT III IPDA Darwis didampingi Kanit Reskrim Sek Campalagian AIPTU Mulyono mendatangi TKP penemuan mayat yang diduga tewas gantung diri di rumah salah satu warga bernama Sitti Nur.

Korban merupakan seorang pelajar SMK Tinambung, yang masih berusia 18 tahun dan tinggal di Palece Kecamatan Tinambung Polman.

Baca juga  Seorang Nelayan Dilaporkan Hilang Saat Hendak Mencari Ikan di Perairan Baras Pasangkayu

Berdasarkan keterangan dua orang saksi, yakni pemilik rumah Sitti Nur dan Ecce, kejadian bermula saat Sitti Nur kembali dari sawah sekitar pukul 17.30 wita, di rumahnya ia melihat kemanakannya (korban) terbaring di lantai dan setelah ia memeriksa ditemukan kabel listrik terlilit dileher korban dan keadaan korban sudah tidak bernyawa.

Selanjutnya Sitti Nur memanggil warga sekitar dan saksi Jamaluddin. Pada pukul 19.30 wita, Personil Polres dan Polsek Campalagian tiba di TKP dan melakukan olah TKP serta melakukan kordinasi dengan Pihak PKM Katumbangan.

Baca juga  Bocah Laki-laki yang Hilang Terseret Arus di Mosso Dhua Ditemukan, Begini Kondisinya

Pada pukul 20.15 wita, Petugas PKM Katumbangan Dr.Andi Vita Nesiana Taski melakukan Visum atrevmfertum terhadap jenazah korban dan tidak ditemukan adanya tanda kekerasan.

Orang Tua korban, Sulaeman, tiba di TKP dan rencananya akan membawa jenazah korban ke Desa Palece Kecamatan Limboro dan pada pukul 21.15 wita jenazah korban dibawa ke rumah duka di desa Palece.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, korban selama ini tinggal bersama org tuanya di Palece Kecamatan Limboro. Korban pada selasa sekitar pukul 10.00 wita tiba di rumah tantenya Ecce seorang diri.

Korban sebelum dhuhur meninggalkan rumah Sitti Nur dan pergi ke rumah tantenya Ecce.

Baca juga  Eksekusi Tanah di Tammeroddo Tanpa Perlawanan

Saat Sitti Nur meninggalkan rumah (ke sawah) sekitar Pukul 16.00 wita dan korban masih berada di rumah Ecce.

Sekitar pukul 17.00 wita korban meninggalkan rumah Ecce dan menuju ke TKP ke rumah Sitti Nur. Sitti Nur saat kembali ke rumah sekitar pukul 17.30 wita dan melihat korban sudah tdk bernyawa dan tergantung dgn tali (kabel listrik) melilit dileher korban.

Menurut orang tua korban, Sulaiman, korban MS memiliki riwayat kejiwaan dan masih sementara menjalani pengobatan di Puskesmas Limboro. (Syarifuddin Andi)