Sekretaris Nasdem Sulbar Tanggapi Bergabungnya Mantan Ketua Nasdem Kalukku ke Demokrat


Sekretaris Nasdem Sulbar, H.Muh. Jayadi, S.Ag.SH.M.H

SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Suhu Pilkada Mamuju 2020 kian menghangat, ini tergambar dari akselerasi pergerakan kedua kubu di masyarakat, khususnya dalam meraih dukungan dari sejumlah elemen tokoh masyarakat pada lapis akar rumput. Tapi itu sah- sah saja sepanjang tidak ada unsur yang saling mencederai esensi demokrasi kita.

Hal tersebut disampaikan H. Muhammad jayadi S.Ag, SH MH, Sekretaris Koalisi kerakyatan Habsi-Irwan, Ahad, (23/08/2020).

Muhammad Jayadi yang juga Sekretaris DPW Partai NasDem Provinsi Sulbar, yang dimintai tanggapannya terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan bahwa Suardi Yusuf, mantan ketua DPC Partai NasDem kecamatan Kalukku tinggalkan Partai NasDem dan bergabung dengan Demokrat itu ditanggapinya secara proporsional. “Itu adalah hak individu yang bersangkutan. Apalagi beliau sejak Februari lalu sudah mengundurkan diri secara resmi dari keanggotaan Partai NasDem, “ungkap Jayadi.

Baca juga  25 Anggota DPRD Majene Terpilih Dijadwalkan Dilantik 16 September

Jayadi menambahkan, mantan ketua DPC Partai Nasdem Kalukku itu orang baik dan sudah beberapa waktu lalu mengundurkan diri. “Yah itu pilihan politiknya, mau bergabung dimana, parpol manapun harus dihargai,” terang Jayadi.

Baca juga  Bawaslu Tegaskan, ASN Terlibat Kampanye Akan Disanksi

Hal ini membuktikan, lanjut Jayadi, bahwa di kabupaten Mamuju iklim demokrasi berjalan sukses, tanpa ada individu yang dikebiri hak politiknya.

“Jadi saya kira hal ini sudah jelas dan tidak perlu dibesar-besarkan, apalagi jika ada unsur yang terkesan kurang elok yang mengaitkan kepindahan beliau dengan kepentingan pribadinya,” tegas Jayadi.

Baca juga  Musda DPD Partai Golkar ke-X Majene, Lukman Calon Tunggal

Partai NasDem sebagai Partai Modern, lanjut Jayadi, sangat menghargai pluralisme dengan semangat Gerakan Perubahan dan sangat dinamis namun tegas dalam prinsip politik.

“Jadi bila ada kader yang tidak loyal atau setengah-setengah dalam sikap politiknya mendukung Habsi-Irwan ini di Pilkada Mamuju tentu sinyal dan dipertanyakan integritasnya selaku kader yang tunduk patuh terhadap keputusan DPP Partai NasDem,” tegas Jayadi. (Edi Kurniawan)


POLITIK