Sekeluarga Enam Tewas, Pick Up Maut di Jeneponto

  • Bagikan
Pick Up Maut di Jeneponto
Pick Up Maut di Jeneponto
Pick up yang berangkat dari Soppeng menuju Jeneponto. Naas, di Desa Tuju Jeneponto, Pick up itu menabrak pohon dan terbakar. (foto : ist)

SULBAR99NEWS.COM-JENEPONTO, Kecelakaan tunggal yang terjadi di Desa Tuju, Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, menelan enam orang korban jiwa. Dua tewas di lokasi kejadian.

Akibat kejadian nahas itu, dari sembilan orang penumpang dengan sopir, dua di antaranya meninggal di tempat. Lima lainnya, warga sekitar larikan ke rumah sakit. Berdasarkan informasi yang berhasil terhimpun, dari lima orang di rumah sakit, tiga di antaranya meninggal dunia. Jadi keseluruhan korban kecelakaan yang meninggal, lima orang.

Namun, belakang salah seorang korban selamat bernama Isma, kembali mengupdate bahwa sudah enam meninggal dunia. Salah seorang keluarga korban mengungkap itu, Kamis (23/12/2021) malam. “Lima orangmi meninggal kodong,” ujarnya.

Kelima orang ini masih dalam satu keluarga yang dari perjalanan jauh. “Hj Jai, Niar, Dg Rowa, Ayura dan Sela,” ucapnya. Menurutnya korban ini dari rumah keluarganya yang ada di Kabupaten Soppeng, menuju ke rumah korban.

Rumah korban tersebut berada di Desa Kapita, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulsel. Lanjutnya, korban ke Soppeng untuk merayakan hari ulang tahun korban (Niar) di rumah keluarganya yang ada di Soppeng. Saat terjadi kecelakaan, mobil tersebut sementara menghindari lubang di tengah jalan.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Jeneponto AKP Syaharuddin mengatakan, peristiwa itu terjadi di Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, Sulsel.

Menurutnya, mobil bergerak dari Takalar menuju arah Jeneponto dalam kecepatan tinggi. Masih menurut Syaharuddin, mobil tersebut mengalami kecelakaan setelah menginjak lubang. Sehingga, sang sopir hilang kendali. Jumlah penumpang yang berada di atas mobil saat terjadi kecelakaan, kata dia, ada sembilan orang beserta sang supir. Mereka semua diketahui masih satu keluarga. “Akhirnya oleng ke kanan dan menabrak pohon asam yang ada di seberang jalan,” katanya.

Salah seorang korban Isma mengatakan, meninggal lagi satu orang. Dengan demikian, jumlah korban yang meninggal pada kecelakaan itu kini berjumlah enam orang.

Isma menceritakan, saat kejadian, ia bersama beberapa penumpang yang duduk di belakang terlempar ke sawah. Setelah terlempar, ia sudah tidak sadarkan diri. Setelah sadar ia sudah berada di Puskesmas Buludoang. Bertambahnya korban meninggal dunia, juga dibenarkan oleh Kapolsek Bangkala, Iptu Asrullah. “Iye, bertambah lagi satu orang meninggal,” ujarnya singkat. (herald)

  • Bagikan