Sejumlah Warga Keluhkan Pasar Ikan Dadakan yang Macetkan Jalan Poros Tinambung


SULBAR99NEWS.COM-POLMAN, Keberadaan pasar ikan dadakan di jalan poros Tinambung Limboro membuat jalanan menjadi macet.

Setiap sore hari, sejumlah penjual ikan memadati jalan poros Tinambung Limboro. Akibatnya, sejumlah pengendara yang mampir membeli ikan parkir semrawut. Karena parkirnya di badan jalan, otomatis membuat kendaraan arah Tinambung ke Limboro terhalang kendaraan yang parkir di tengah jalan. Apalagi saat bertemu kendaraan yang datang dari arah Limboro ke Tinambung, diperparah pula kendaraan besar milik toko bangunan yang parkir di badan jalan sehingga menambah menambah kemacetan jalan.

Baca juga  Ini Tanggapan Narasumber Terkait Bimtek LPPD Majene di Makassar

Adam, salah seorang supir kendaraan roda empat mengungkapkan, penjual ikan yang menjual di atas badan jalan sangat menggangu. “Saat kami mampir membeli di toko disitu, otomatis kami harus parkir di tengah jalan, karena tidak ada tempat parkir, sebab badan jalan di tempati penjual ikan,” ungkapnya.

Sementara itu, Dahlia, salah seorang pemilik toko mengungkapkan, keberadaan penjual ikan cukup mengganggu. “Sebenarnya menggangu juga, menghalangi pembeliku. Terlebih pada saat mobil kamvas datang membongkar barang pesanan saya. Tapi apa boleh buat, dia juga mencari nafkah,” ujarnya.

Baca juga  Upayakan Data UKM-UMKM Terintegrasi, Kabid UKM Diskoperindag Sulbar Jelaskan SK Gubernur

Iccang, juga salah seorang pemilik toko, juga merasa terganggu dengan adanya penjual dadakan yang berada depan tokonya karena menghalangi pembelinya yang mau parkir. “Terkadang pembelinya bingung mau parkir dimana, yah terpaksa di tengah jalan,” ujarnya.

Baca juga  Pemkab Serahkan Ranperda Perubahan APBD 2019. Bertambah Rp 26,5 Milyar

Iccang berharap, agar camat Tinambung menertibkan penjual ikan yang menjual menutupi toko selulernya. “Penjual ikan tidak akan menjual jika satpol PP ada di depan, tapi jika satpol PP pergi, semua kembali lagi menjual. Ini harus dicarikan solusi,” keluhnya.

Sementara itu, seorang warga menyebutkan, masyarakat yang melintas lebih memilih membeli ikan di luar ketimbang masuk lagi ke pasar pada saat sore hari. (Syarifuddin Andi)


DAERAH