Sebelum Belajar Tatap Muka 4 Januari di Majene, Sekolah akan Disemprot Disinfektan


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Rapat awal terkait pembukaan pembelajaran tatap muka di Kabupaten Majene digelar Selasa, 29 Desember 2020 di Ruang Bupati Majene. Dihadiri Plt. Bupati Majene, Kadis. Pendidikan, Kadis Kesehatan, Kepala BPBD, Jubir TGT Covid-19 dan Perwakilan Kepala Sekolah

Kadis Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Ir. Iskandar menyampaikan, sedianya pembukaan pembelajaran tatap muka menurut kalender pendidikan dimulai pada tanggal 4 – 5 Januari 2021, namun untuk Majene akan diawali dengan penyemprotan disinfektan di sejumlah sekolah, dan pada tanggal 6 Januari direncanakan simulasi bagaimana mekanisme pembelajaran tatap muka di masa pandemi ini dengan sistem virtual dan akan dipusatkan di SD Negeri 2 Kampung Baru tentang bagaimana perlakuan pembelajaran tatap muka serta segala macam kebutuhan dan kendala yang dihadapi kelak. “Hasil dari simulasi tersebut akan kami bawa sebagai bahan laporan dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Majene,” ujarnya.

Baca juga  Prof Gufran : Peran Majene Sebagai Pusat Pelayanan Pendidikan di Sulbar Harus Dimaksimalkan Lagi

Kadis Kesehatan dr. Rahmat juga melaporkan bahwa kondisi covid-19 di Kabupaten Majene ini selama bulan Desember 2020 mengalami peningkatan pasien positif yang cukup berarti. “Ini juga harus menjadi pertimbangan bagi kita semua.
Selain patuh kepada protokol kesehatan, perlu juga inovasi dalam pembelajaran tatap muka tersebut, misalnya jumlah dalam kelas hanya setengah dari jumlah murid, sehingga terjadi jaga jarak didalamnya, ini untuk menghindari adanya kluster baru,” ujarnya.

Baca juga  Realisasi DAK Pendidikan Capai 80 persen, Majene Raih Pengelola DAK Terbaik di Sulbar

Perwakilan dari Kepala Sekolah mengatakan, berbagai langkah sudah dipersiapkan, merujuk pada SKB Menteri, diantaranya menyiapkan daftar periksa dan kami sudah melakukan pengisian pada Dapodik dan juga secara manual, langkah kami selanjutnya melakukan permohonan ijin secara tertulis kepada para orang tua siswa, serta telah melakukan kerja sama dengan komite sekolah, dan para pengawas sekolah ditingkat SMA – SMP sederajat telah mengecek ke sekolah – sekolah mengenai kesiapan sekolah, mulai sarana cuci tangan, kesiapan hand sanitizee dalam kelas dan jarak antar meja – kursinya.

Baca juga  Mengenang Pembantaian Warga Sipil Oleh Belanda 73 Tahun Silam di Galung Lombok

“Pada intinya kami dari pihak sekolah SMK siap melaksanakan pembelajaran tatap muka, bila sudah mendapatkan ijin resmi dari Pemerintah Kabupaten Majene dalam hal ini Tim Gugus Tugas Covid-19 Majene,” ungkapnya.

Plt. Bupati Majene Lukman, memberikan masukan agar rapat dengan semua elemen yang terkait agar segera dilaksanakan, mulai dari Forkopimda, Komisi III DPRD, Tim Gugus Tugas Covid-19, sampai ke perwakilan kepala sekolah. “Saya berharap agar mulai aksi pada tanggal 4 Januari 2021, sehingga keputusan pembukaan pembelajaran tatap muka dapat segera diputuskan, sambil tetap memantau mekanisme pembelajaran di daerah lain,” pungkasnya. (Satriawan)


PENDIDIKAN