Terbaik terbaik

Dibaca : 47 kali.

Sat Reskrim Polres Matra Tangkap Pelaku Pembuat dan Pengedar Uang Palsu


Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara, AKP Pandu Arief Setiawan

SULBAR99NEWS.COM-PASANGKAYU,–Jeli dan lihai, inilah kalimat yang pantas diucapkan kepada Sat Reskrim Polres Mamuju Utara, yang telah berhasil mengungkap pelaku pembuat uang palsu (upal) di dusun Kalibamba, desa Polewali, kecamatan Bambalamotu, Kamis  (09/4/2020) siang

Pengungkapan tersebut dilakukan, setelah pihak kepolisian mendapat informasi bahwa sebelumnya telah terjadi transaksi jual beli di salah satu toko di Pasangkayu. Pemilik toko memastikan setiap uang pembayaran ditest menggunakan sinar ultra violet, sehingga uang yang dipakai membayar akan ketahuan palsu

Baca juga  Tersangka Dugaan Korupsi ADD Bababulo, Dilimpahkan ke Kejaksaan

Kasat Reskrim Polres Mamuju Utara, AKP Pandu Arief Setiawan mengatakan, setelah menerima laporan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan selama beberapa hari, sehingga berhasil memperoleh informasi akurat. Selanjutnya berkoordinasi dengan Polsek Bambalamotu dan berhasil mengamankan seorang yang diduga pelakunya.

“Yang diduga pelaku seorang lelaki inisial A (24), warga desa Polewali kecamatan Bambalamotu, pelaku diduga telah membuat dan mengedarkan uang palsu di wilayah hukum Polres Mamuju Utara bersama temannnya yang saat ini masih dalam pencarian,”ungkap AKP Pandu, Kamis (09/04/2020).

Baca juga  Diduga Curi HP, Seorang Mahasiswa di Majene Dibekuk Polisi

AKP Pandu juga mengatakan, selain menangkap terduga pelaku, petugas juga berhasil menyita beberapa barang bukti berupa, satu unit printer merk Epson, satu unit monitor komputer merk Lenovo, satu buah keyboard komputer, satu buah mouse komputer, dua unit speaker merk Dat, tujuh lembar uang paslu pecahan Rp50 ribu, dan uang tunai sejumlah Rp670 ribu yang diduga hasil penukaran ataupun kembalian saat membelanjakan uang palsu.

Baca juga  Hina Polisi di Media Sosial, Dua Pemuda di Pasangkayu Diciduk

“Pelaku A bersama temannya membuat atau mencetak uang palsu dengan cara men-scan uang asli pecahan Rp 50.000 menggunakan sebuah printer merk Epson yang mereka curi di SMPN 2 Pasangkayu tahun 2018. Selanjutnya uang palsu tersebut mereka tukar dan atau belanjakan di kios, warung ataupun toko yang ada di beberapa tempat di wilayah Pasangkayu,”pugkasnya.(Alimukhtar)