Terbaik terbaik

Dibaca : 37 kali.

Samisake Sumbang 13 Bentor di Banggae dan Banggae Timur


Dumptruck pengangkut sampah. (Foto : Satriawan)

SULBAR99.COM-MAJENE, Program satu milyar satu kecamatan (Samisake) yang tertuang dalam APBD Kabupaten Majene 2019 berdasarkan kesepakatan musyawarah perencanaan dan pembangunan (Musrenbang) telah berhasil mengadakan 13 Unit Bentor, Jumat (17/1/2020).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Majene Sudirman, yang dihubungi mengatakan, 13 unit bentor pengangkut sampah tersebut diberika kepada dua kecamatan dengan rincian tujuh unit Banggae dan enam unit Banggae Timur. ” Sudah diserahkan waktu upacara. Banggae Timur hanya empat unit yang diserahkam karena dua unit sebelumnya sudah diambil,” ujar mantan Kasatpol PP tersebut.

Baca juga  Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg Jadi Obrolan Ibu-ibu di Warung Nasi Kuning

Dia berharap agar sejumlah kecamatan lainnya yang ada di Majene agar mengusulkan juga pengadaan Bentor dalam programnya.

Selain Bentor, terdapat pula satu unit mobil Dumptruck untuk pengangkutan sampah yang diserahkan di sela sela upacara hari kesadaran nasional di halaman kantor bupati Majene. “Masih sangat kurang, dump truk masih kurang, kita masih butuh enam hingga tujuh Dumptruck,” ungkap Sudirman.

Olehnya itu, pada APBD 2021 mendatang, Sudirman masih tetap berupaya mengusulkan lima Dumptruck agar dianggarkan di APBD.

Baca juga  Pimpinan DPRD Definitif Majene Dilantik 16 Oktober

Pantauan Sulbar99, terdapat sejumlah bentor pengangkut sampah di sekitar Kantor DLHK yang sudah tidak berfungsi lagi. ” Nanti kita minta petunjuk Bupati, mungkin armada yang sudah rusak itu akan dilelang. Ada beberapa yang sudah didaftarkan untuk dilelang,” tambah Sudirman.

Saat ini, armada sampah yang terdapat di DLHK hanya bisa melayani dua kecamatan saja, yaitu kecamatan Banggae dan Banggae Timur, selebihnya, enam kecamatan lainnya belum terlayani akibat keterbatasan armada sampah. ” Camat yang harus antisipasi itu, karena anggaran terbatas,” ujarnya ketika disinggung bagaimana penanganan sampah di enam kecamatan yang belum terjangkau DLHK.

Baca juga  Warga Pertanyakan Penggantian Akta Kelahiran Disdukcapil

Meski demikian, salah satu sekolah di Kecamatan Pamboang dilayani pengangkutan sampahnya karena telah menjalin kerjasama dengan DLHK. ” Tiap minggu, ada mobil sampah ke Pamboang, khususnya di SMA (1) Pamboang yang meminta kepada kita untuk diangkut sampahnya,” tandas Sudirman. (Satriawan)

Editor : Idham