Terbaik terbaik

Salmawati Apresiasi Masyarakat Galung Dorong Daerahnya Jadi Sentra Kambing


Salah satu ternak unggulan di Majene, Kambing. ( Foto : Net)

SULBAR99.COM-MAJENE, Ketua DPRD Majene Salmawati Djamado sangat mengapresiasi kegigihan dan semangat masyarakat Kelurahan Galung yang bersatu membentuk wadah demi mendorong wilayahnya untuk dijadikan sebagai sentra peternakan Kambing di Majene.

Ditemui, Jumat (13/12/2019) Salmawati yang diundang sebagai pembicara dalam kegiatan dialog dengan masyarakat Galung yang bertema mendorong Kelurahan Galung sebagai sentra peternakan Kambing di Majene.

Selain Salmawati, hadir pula Wakil Bupati Majene Lukman Nurman, Anggota DPRD Sulbar Kalma Katta, Kepala dinas Pertanian, peternakan dan perkebunan Burhan Usman, Ketua Perusda Budi Sulistyo serta dari Bappeda Nur Afiat.

Baca juga  Ketua DPRD Majene Salmawati Resmikan Mushallah An-Nur Teppo

Menurut Ketua DPRD, masyarakat Kelurahan Galung bersatu dan berinisiatif sendiri untuk menjadikan wilayahnya sebagai sentra peternakan kambing di Majene. “Meskipun sebenarnya sudah ada Desa Adolang yang disiapkan Dinas Pertanian sebagai sentra peternakan kambing, namun semangat Masyarakat galung menjadi pertimbangan untuk dijadikan sebagai sentra peternakan kambing di Majene,” ujar Salmawati.

Baca juga  Covid-19, 40 Kamar Fasilitas AC, TV dan Toilet Disiapkan LPMP Karantina ODP

Berdasarkan data yang berhasil dihimpun, terdapat 386 ekor sapi yang tersebar di kelurahan Galung dengan rincian 135 ekor di Galung Barat, 93 ekor di Galung Utara, 67 ekor di Galung Selatan serta 33 ekor di Galung Tengah.

Baca juga  250 jamaah Thariqat Naqsyabandiyah Hadiri Haul Akbar Prof. Dr. K.H. A. Rahman Qadir

Berdasarkan jenis kelamin, jumlah kambing betina sebanyak 284 ekor dan jumlah kambing jantan sebanyak 102 ekor. Sedangkan jumlah peternak kambing sebanyak 116 peternak.

Sementara itu, ketersediaan lahan pakan kambing yang tersedia seluas 3 hektar. ” Siapapun warga Galung yang punya ternak kambing boleh mengambil pakan kambing disitu,” ujar Salmawati. (Satriawan)

Editor : Idham