Sadis, Seorang Mahasiswi Nekad Buang Bayinya ke Jurang Sedalam 15 Meter


BAYI DIBUANG. Meski dibuang ke jurang sedalam 15 meter, bayi masih bisa diselamatkan warga. (foto : ilustrasi net)

POLEWALI, SULBAR99.COM. Seorang Mahasiswi di salah satu perguruan tinggi di Sulawesi Barat nekad membuang bayi hasil hubungan gelap dengan seorang laki-laki ke jurang yang kedalamannya mencapai 15 meter. Meski sempat dikubur dan dibuang ke jurang, bayi malang tersebut bisa diselamatkan oleh warga setempat. Ketika ditemukan oleh warga, bayi tersebut penuh dengan kotoran dan tidak sehelai kain pun membungkus bayi malang tersebut. Selasa, 11/6/2019.

Baca juga  Simpan Sabu, Warga Desa Doda Diciduk Polisi

Adalah MN (23), mahasiswi yang tega membuang bayinya ke jurang. Dia mengakui perbuatannya dihadapan kepolisian setelah polisi berhasil menciduk di rumahnya disaksikan kedua orang tuanya. MN mengaku dirinya nekad membuang bayinya ke jurang karena merasa takut dan malu terhadap keluarga. Bukan cuma itu, lelaki yang menghamilinya juga tidak bertanggungjawab atas apa yang telah diperbuatnya.”Sudah empat bulanmi pacarku tidak pernah ada kabarnya, saya takut pak, biar nomor hpnya tidak pernah aktif juga,” Akunya kepada polisi.

Baca juga  Polisi Gadungan Pacari Putri Brimob, Ketahuan dan Ditangkap

Hingga saat ini, bayi malang tersebut diinkubator di Puskesmas Campalagian dibawah pengawasan Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar. “Untuk sementara, penanganan bayi diambil alih pihak dinas Sosial bekerjasama dengan puskesmas juga Rumah Sakit, ” Ujar Hj. Arfah Atjo, Kabid Rehabilitasi Dinas Sosial seraya menambahkan jika nantinya bayi itu telah sehat, maka akan diserahkan kepada pihak keluarga.

Baca juga  Beli Narkoba di Polman, Dua Warga Mamuju Ditangkap Polisi di Majene

Sejumlah masyarakat sangat menyayangkan sikap mahasiswi tersebut, pasalnya, dia telah membunuh bayi yang tak berdosa. “Harus mendapat hukuman setimpal, perbuatannya sangat sadis, membunuh darah dagingnya sendiri,” Ucap Arni, salah seorang warga yang kesal dengan prilaku mahasiswi tersebut. (IH)


KRIMINAL