Terbaik terbaik

Dibaca : 37 kali.

Ruang Perawatan Anak Terbatas, RSUD Majene Kewalahan Melayani Pasien


Salah satu pasien anak sedang dirawat di ruang perawatan anak, di RSUD Majene

SULBAR99.COM-MAJENE, Akibat terbatasnya ruang perawatan anak di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, sejumlah pasien terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain agar pasien segera mendapat perawatan intensif.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hingga akhir Desember 2019 ini, sekitar puluhan pasien berbagai jenis penyakit, dengan mayoritas anak-anak dirawat di RSUD setempat, meski beberapa diantaranya pasien kondisi sudah membaik dan masih menjalani perawatan.

Baca juga  Persiapan Sarpras Penanganan Covid19 RSUD Mamuju Masih Memadai

“Iya tadi malam banyak pasien yang dirawat, sampai-sampai pihak rumah sakit mengalami kendala akibat terbatasnya ruangan,  agar segera bisa ditangani sejumlah pasien akhirnya terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain, seperti rumah sakit Kabupaten Polewali, ada juga pasien DBD yang dirawat,” kata Suhardi Ketua Lembaga Sahabat Indonesia (LSI) Majene, Minggu,(29/12).

Suhardi mengatakan,  beberapa pasien yang harus di rujuk ke RSUD Polewali, lantaran ruang perawatan yang ada tidak bisa menampung pasien, terutama di ruang perawatan anak dan ruang penyakit dalam,  karena masih dalam proses pembangunan pada sejumlah ruangan untuk peningkatan pelayanan.

Baca juga  Waspada, Dua Pasien Covid19 di Mamuju Kabur, Satu di Rumah, Satu Pencarian

“Kita juga tidak menyalahkan pihak rumah sakit, karena sementara masih melaksanakan pembangunan sejumlah ruangan, tetapi kita upayakan, agar sejumlah pasien dapat terlayani dengan baik, meski di rujuk ke rumah sakit di Polewali,” ujarnya.

Baca juga  Terkait Pasien Demam Berdarah, Kadinkes Majene Belum Terima Laporan dari RS

Terpisah, direktur RSUD Majene dr. Yupi Handayani dikonfirmasi melalui telpon selularnya belum bisa memberikan keterangan secara mendatail, terkait banyaknya pasien yang sedang di rawat di RSUD Majene.

“Sejauh ini saya belum dapat informasi, termasuk  soal pasien DBD, nanti dicek dulu, karena kalau DBD itu perlu ada hasil dari laboratorium, sebentar saya telpon ulang ya,”kata dr.Yupi. (Ali)