Resmi, Majene Dapatkan Rekomendasi BIG Terkait Rencana Detail Tata Ruang Perkotaan 2020

  • Bagikan

SULBAR99.COM-MAJENE, -Kabupaten Majene resmi mendapatkan rekomendasi dari Badan Informasi Geospasial (BIG), atas penyusunan penggunaan peta untuk Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) untuk kawasan perkotaan Tahun 2020.

Pemberian surat rekomendasi dilakukan melalui mekanisme rapat pleno dihadiri bupati Majene, Fahmi Massiara didampingi Kepala Bappeda Majene, Andi Adlina Basaroe di Ruang Rapat Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas Badan Informasi Geospasial, di Jalan Raya Jakarta – Bogor
Km. 46 Cibinong, Selasa (21/01/2020).

Bupati Majene, Fahmi Massiara usai menerima surat rekomendasi dalam
sambutannya mengatakan, bahwa kebutuhan akan ruang sebagai wadah
kegiatan pembangunan di kabupaten Majene dirasakan semakin meningkat.

“Ini disebabkan, karena makin meningkatnya jumlah dan jenis kegiatan
pembangunan yang membutuhkan ruang. Keberadaan kebijakan tentang tata
ruang dan peruntukan lahan sebagai arahan perencanaan ruang dapat
mencegah terjadinya ketidaksinkronan dalam implementasi pemanfaatan
ruang,”terangnya.

Menurut Fahmi, untuk mengantisipasi ketidaksinkronan ruang tersebut
maka Pemerintah Daerah bersama DPRD Kabupaten Majene telah menetapkan
Perda Nomor 12 tahun 2012 tentang RTRW Kabupaten Majene 2012-2032.

“Untuk menindaklanjuti Perda RTRW tersebut, maka dalam rangka penataan
ruang kota untuk mengantisipasi perkembangan kebutuhan ruang di masa
mendatang dan proses penataan terhadap kompleksnya pemanfaatan ruang
di kawasan perkotaan, maka upaya penataan ruang kawasan perkotaan
menjadi sangat penting sebagai salah satu upaya untuk menciptakan pola ruang yang seimbang, teratur, dan terarah dengan menekankan pada keseimbangan penggunaan dan pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan hidup,”tandasnya.

Fahmi juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada tim supervisi pusat pemetaan tata ruang dan Atlas BIS atas perhatian yang diberikan kepada Kabupaten Majene.

“Ini sangat bermanfaat dan membantu kami dalam mewujudkan kawasan
perkotaan Majene sebagai pusat kegiatan pendidikan Sulawesi Barat, pusat pemerintahan, serta pusat perdagangan dan jasa berskala regional dalam ruang yang aman, nyaman dan produktif dan
berkelanjutan,”katanya.

Diakhir sambutannya, Fahmi Massiara menyampaikan rasa syukur karena
Rekomendasi penggunaan Peta untuk RDTR dari BIG (Badan Informasi
Geospasial) sudah selesai. (Ali)

  • Bagikan