Terbaik terbaik

Dibaca : 17 kali.

Reshuffle Lagi?


Oleh : Wulandari

Ada kabar bahwa presiden akan melakuan reshuffle kabinet lagi, padahal selama ini kabinet sudah sering di reshuffle dengan orang-orang yang berpendidikan tinggi namun kondisi perekonomian negara terus saja merosot, nilai tukar rupiah jatuh terus, utang Negeri naik meroket, kebutuhan bahan makanan pokok semakin mahal dan susah di jangkau oleh rakyat, biaya listrik juga naik, pendidikan mahal, perilaku korupsi semakin berani, generasi-generasi akhlaknya semakin luntur akibat pengaruh budaya barat yang liberal menguasai cara berpikir generasi, kasus pembunuhan dan pelecehan tiap hari menghiasi berita di televisi dan lain-lain.

Jadi jika kabinet di reshuffle lagi dengan orang-orang yang baru kemungkinan besar tidak akan memberikan perubahan ke arah yang lebih baik kepada rakyat, karna terbukti kabinet sebelum-sebelumnya yang cerdas cetakan universitas luar negeri dan berpengalaman internasional juga tidak mampu menyelesaikan problem Negeri yang tadi itu, rakyat cape di pertontokan gonta-ganti kabinet terus yang terbaca seperti bagi-bagi giliran jabatan. Yang rakyat inginkan cukup sederhana, dimana negeri menyediakan lapangan perkerjaan agar rakyat bisa mencari nafkah, negara memudahkan pendidikan bagi rakyatnya, kebutuhan sandang, papan, pangan mudah di jangkau oleh rakyat, hukum di tegakkan dengan adil, rakyat bisa tenang beribadah dengan keyakinan masing-masing, negara menciptakan suasana damai dan rukun dalam masyrakat dan lain-lain.

Baca juga  Terpilih Dua Kali?

Dan Negeri Indonesia yang memiliki tambang emas terbesar di dunia, begitu juga dengan tambang yang lain batu bara, minyak, gas, luasnya laut dan kekayaan hasil lautnya, kekayaan rempah-rempah dan lain-lain jika dipegang oleh pemimpin yang cerdas, beriman, bertakwa dengan sistem bernegara yang baik yaitu sistem Islam yang bersumber dari Al-Qur’an maka negara Indonesia akan menjadi Negeri yang tidak hanya maju tapi juga berkah.

Baca juga  Impor Garam Meningkat, Swasembada Terancam Gagal

Dan inilah akar masalahnya yaitu selalu gonta ganti kabinet yang hanya mengandalkan kepintaran tapi mines takwa dan selalu memakai sistem Negeri yang selalu berpedoman kepada sekuler barat. Mau sejuta kalipun kabinet di rombak dengan orang yang hanya pintar tapi tidak beriman dan tidak takut kepada Tuhan maka kasus korupsi, menyalahgunakan kekuasaan, tidak adil, tidak peka dengan kondisi rakyat, membuat Undang-undang yang zalim kepada rakyat dan lain-lain itu besar potensinya terjadi, apalagi di tambah dengan sistem Negeri sekuler yang serba bebas dan berani menjauhkan peran Tuhan dalam mengatur kehidupan bernegara, bermasyarakat dan berindividu maka Negeri itu tidak akan maju-maju dan jauh dari Negeri yang berkah.

Baca juga  Revisi UU ITE, Untuk Kepentingan Siapa?

Oleh karena itu pemimpin dan para pejabat di negeri ini harus di pegang oleh sosok yang pintar, beriman dan bertakwa serta pemimpin dan pejabat itu mau menjalankan Negeri ini dan tuntuk pada aturan Allah SWT , dengan begitu kombinasi ini suatu Negeri akan maju dan berkah. Wallahu a’lam bissawab.