Reses Itol Saipul Tonra di Ulidang, Serap Aspirasi dan Serahkan Bantuan


SULBAR99.COM-MAJENE, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Drs. H. Itol Saipul Tonra, MM dari Komisi II PDI Perjuangan melaksanakan reses di Desa Ulidang Kecamatan Tammerodo, Sabtu (1/2/2020). Reses digelar untuk menampung aspirasi serta hendak mengetahui persoalan-persoalan yang ada di tengah masyarakat.

Reses dihadiri kepala desa Ulidang, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan tokoh lainnya. Bukan cuma itu, reses juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan dana secara simbolis yang disaksikan puluhan masyarakat yang hadir.

Setelah temu wicara dan tatap muka dengan masyarakat Ulidang, anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat dari PDI Perjuangan Kepada wartawan menjelaskan, kunjungan kerja yang dilakukan ini adalah rencana kerja yang tersusun setiap tahun, yang merupakan penjabaran dari salah satu tugas dan fungsi DPRD, untuk menyerap aspirasi masyarakat, guna di formulasikan dalam bentuk pokok pokok pikiran yang menjadi rujukan dalam pembahasan APBD tanun 2021 nanti.

Baca juga  Anggota DPRD H. Itol Syaiful Tonra Gelar Kuker Sosialisasi Perda No. 1 Tahun 2019

“Karena reses tahun 2020 ini adalah untuk penyerapan anggaran tahun 2021. Bahan ini kemudian segera dikumpulkan, karena pada tanggal 5 Februari 2020 mendatang, nanti itu sudah di Paripurnakan di DPRD. Jadi semua hasil aspirasi masyarakat secepatnya dirampungkan karena seperti itulah mekanismenya,” jelas mantan wakil Bupati Majene ini.

Baca juga  Setiap Hari Pasca Gempa, Ketua DPRD Majene Tak Pernah Absen Salurkan Bantuan dan Kunjungi Pengungsi

Dijelaskannya, selain desa Ulidang, kegiatan reses masih akan dilakukan di dua lokasi berikutnya yaitu di kecamatan Malunda dan kecamatan Banggae Timur. “Besok pagi insya Allah reses di kecamatan Malunda, di desa Mekkatta Selatan kemudian berikutnya di kecamatan Banggae Timur, di lingkungan Lembang. Jadi masih ada dua titik yang akan kami datangi,” terang Itol.

Anggota Komisi II itu menambahkan, usulan-usulan yang disampaikan, seperti permasalahan jalan, obyek wisata, ternak serta yang lainnya, menjadi hal penting untuk dapat terakomodir pada APBD 2021. “Tentunya apa yang menjadi harapan masyarakat dalam reses ini akan menjadi acuan saat dilakukan pembahasan nanti,” imbuh itol.

Baca juga  Itol Saiful Tonra Hearing Dialog Jalin Silaturrahmi

Menyinggung usulan jalan desa, politisi PDIP ini menjelaskan secara gamblang, pembangunan jalan desa bukan kewenanangan DPRD, meski begitu masih memungkinkan diusulkan melalui BKK (bantuan keuangan khusus).

“Saya kira supaya tidak mempersulit, jalan desa seyogyanya tanggung jawabnya kabupaten, namun apabila menjadi kewenangan dan menjadi rencana kerja OPD, tetap bisa diupayakan. Juga ada yang merupakan kewenangan tapi tidak menjadi prioritas dari pada OPD yang bersangkutan. Bisa saja tidak menjadi prioritas untuk diusulkan,” terang Itol. (Satriawan)


PARLEMEN