Reses di Sirindu, Anggota DPRD Sulbar Itol Saiful Tonra Beri Kesan Positif


Anggota DPRD Sulbar Drs. H. Itol Saiful Tonra, MM, yang didampingi Lurah Sirindu saat reses di Lingkungan Parappe.

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Anggota DPRD Sulbar Drs. H. Itol Saiful Tonra, MM kembali menggelar reses tahap 1 masa sidang kedua tahun anggaran 2021. Seperti biasa, reses digelar untuk menyerap aspirasi masyarakat di lingkungan Parappe Kelurahan Sirindu Kecamatan Pamboang, Selasa (9/2/2021).

Selain kesan positif karena peserta hadir tepat waktu, politisi senior PDIP ini juga memberi Pesan ke seluruh peserta reses untuk mengambil hikmah dan juga tidak takut dan khawatir secara berlebihan jika terjadi gempa susulan yang dia yakini kekuatannya tidak akan lebih dari gempa 6,2 Magnitudo yang lalu dengan mengisahkan pengalaman pribadinya saat gempa terjadi puluhan tahun silam.

Baca juga  HUT ke-70, PDGI Majene gelar Talk Show Dokter Gigi Unggul Indonesia Maju

“Biasanya kalau terjadi gempa yang sudah merusak, gempa berikutnya, kalaupun ada kekuatannya akan lebih kecil, tapi ini bukan ukuran hanya pengalaman saja,”jelas Itol.

Seperti biasa kegiatan reses dilakukan sebagai wadah penyerapan dan penampungan berbagai masukan pengembangan pembangunan, wirausaha, ekonomi dan SDM. Tidak dipungkiri secara garis besar masyrakat Majene dinominasi petani nelayan. “Memperjuangkan aspirasi masyarakat. Agar bisa terpenuhi, saya memilih komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan, dengan pertimbangan dapat bersentuhan langsung ke masyarakat, yang kebanyakan petani dan nelayan. Setidaknya Ada 9 mitra kerja komisi II, diantaranya bidang ekonomi, pertanian, perkebunan, perikanan, kehutanan, perindustrian, tenaga kerja dan pariwisata,” ungkapnya.

Baca juga  Majene Gandeng Kemendagri Gelar Bimtek Penyusunan dan Evaluasi LPPD 2019

Dikatakan, perwakilan rakyat adalah wujud perpanjangan tangan dan penyambung aspirasi masyarakat seperti yang dilakukan sat ini. “Reses dilaksanakan tujuannya mendengar aspirasi. Usulan yang diterima akan ditampung dan dirumuskan, kemudian diformulasi, yang selanjutnya dituangkan dalam bentuk pokok pikiran untuk dianggarkan,” Jelas Itol.

Itol melanjutkan, usulan yang disampaikan bukan usulan perorangan, namun usulan dalam bentuk kelompok. “Usulan diharapkan dalam bentuk proposal, kemudian jika ada usulan di luar yang dibidangi komisi 2 tidak menutup kemungkinan dapat mengusulkan hal-hal diluar komisi II,” tambahnya.

Kepala lingkungan Parappe yang hadir saat reses meminta penerbitan Perda tentang pengelolaan tabung elpiji. “Kami selaku kepala lingkungan Parappe meminta kiranya ada regulasi yang jelas soal elpiji ini. Kebanyakan warga disini kesulitan memperoleh gas elpiji isi ulang, “jelas kepala lingkungan Parappe.

Baca juga  Bengkel Motor Putra : Layani Konsumen Adalah Kepuasan

Mendengar masukan dan usulan sejumlah masyarakat, Itol Saiful Tonra yang juga anggota Komisi II DPRD Sulbar menjelaskan, semua usulan akan diupayakan, baik itu kewenangan kabupaten terlebih kewenangan DPRD provinsi.

Selama acara reses berlangsung, terlihat peserta didominasi kaum remaja perempuan dan ibu rumah tangga dan tetap menggunakan protokol kesehatan.

Turut hadir dalam kegiatan reses tersebut, Lurah Sirindu, Kepala Lingkungan Parappe, sejumlah Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat. (adv-Satriawan)