Terbaik terbaik

Dibaca : 127 kali.

Reses di Buttu Pamboang, Dalif Arsyad Diminta Maksimalkan Usulan Jalan Tani


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat, M. Dalif Arsyad mengisi reses di aula serbaguna desa Buttu Pamboang kecamatan Pamboang Kabupaten Majene, Sabtu (05/06/2021).

Hadir dalam acara itu, kepala desa Buttu Pamboang, sejumlah Kepala Dusun, Ketua Bumdes, pemuka agama dan kelompok tani pada umumnya.

Mengawali sambutannya, politisi partai kebangkitan bangsa ini menjelaskan, reses tahap kedua masa sidang ketiga tahun anggaran 2021 dilakukan, tujuannya tak lain untuk menjemput aspirasi dari masyarakat di setiap wilayah agar nantinya dapat terbaca di nomenklatur APBD tahun 2023 mendatang.

Baca juga  Serap Aspirasi, Anggota DPRD Sulbar Itol Saiful Tonra Selesaikan Dua Titik Reses

“Pertama perlu dipahami, kenapa hasil atau program reses di tahun anggaran 2021 melompat di tahun anggaran 2023, disebabkan pedoman regulasi akhir bulan Maret reses pertama masa sidang ke II tahun anggaran 2021 semua program di tahun anggaran 2022 sudah masuk dalam sistem aplikasi melalui akun setiap anggota DPRD,”jelas dalif.

Baca juga  Reses, Anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad Kunjungi Masyarakat di Tengah Keresahan Pasca Gempa

Di sesi awal, sejumlah program muncul, misalnya dari sisi keagamaan, kebutuhan sarana ibadah belum memadai, kemudian kesenian rebana, sarana olah raga, terlebih di sektor pertanian masih minim fasilitas. “Di desa Buttu Pamboang kebutuhan masyarakat secara umum belumlah memadai, akses jalan utama desa itu yang paling pokok yang kondisinya sangat parah, kemudian jalan pertanian di empat dusun, satupun tidak maksimal,” jelas ketua Bumdes Buttu Pamboang.

Baca juga  Gelar Hearing Dialog, Dalif Arsyad : Akhir Maret Batas Waktu Pengusulan Aspirasi

Menyikapi sejumlah usulan dalam sesi dialog, politisi murah senyum ini mengatakan, usulan atau program disampaikan syarat administrasinya harus jelas. “Reses ini sifatnya resmi, apa yang disampaikan dalam pertemuan ini, dasarnya lewat proposal, tanpa itu akan sia-sia adanya,” kata Dalif.

Batas akhir pengusulan program tahun anggaran 2023 di penghujung bulan Maret tahun 2022. (Satriawan-adv)