Terbaik terbaik

Dibaca : 47 kali.

Reses Dalif Arsyad, Selain menjemput Aspirasi, Juga Lakukan Pembagian Sembako


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Barat Muh Dalif Arsyad menggelar reses tahap dua masa sidang ketiga, Rabu (13/5/2020) pada tiga titik di Majene.

Hafid, pendamping anggota DPRD Sulbar Muhammad Dalif Arsyad mengatakan,  reses yang dilakukan kali ini berbeda dengan reses sebelumnya. Pasalnya, kondisi pandemi covid19 membuat reses dibarengi dengan pembagian sembako. “Pelaksanaan reses kali ini berbeda dengan sebelum covid19. khususnya dalam hal ini belanja kegiatan , belanja makan minum digantikan dengan pemberian sembako untuk dibagikan kepada masyarakat, ” ujar Hafid.            

Selain pembagian sembako, lanjut hafid, pihaknya  juga menyerahkan uang transportasi kepada peserta, “Diserahkan simbolis karena covid, tidak ada pertemuan. Diserahkan kepada kepala dusun, kepala lingkungan,”tambahnya.

Baca juga  Penyusunan LPPD Majene 2019 Dibagi Tiga Kelompok OPD

Reses yang dilaksanakan saat ini sebanyak 140 peserta sesuai rencana, dibagi dalam tiga titik. Namun dalam pelaksanaannya tidak demikian, melebihi dari pertanggungjawaban, sehingga terjadi pembengkakan dan  selebihnya ditanggung anggota DPRD Sulbar Dalif Arsyad.

Sebagai pendamping, lanjut hafid, dirinya memantau dan mengawasi pelaksanaan pembagian sembako dalam kegiatan reses masa sidang ketiga, tahap II yang dilaksanakan pada masa pandemi covid.

Sementara itu, Dalif Arsyad mengatakan,  sebagai anggota DPRD daerah pemilihan Majene, dirinya bertanggungjawab terhadap wilayahnya. “Pelaksanaan reses tujuannya menjemput aspirasi masyarakat setiap wilayah. Tentunya kami dari dapil Majene tentu bertanggung jawab terhadap wilayah pemilihan kami,” ujanya.

Karena  terbentur beberapa aturan yang ada, pelaksanaan reses kali ini lain dari yang lain. “Dalam suasana covid, kita harus menerapkan sosial distancing, fisical distancing. Jadi reses yang biasanya kita lakukan pertemuan terbatas, sekarang kita sudah tidak lakukan itu. Anggaran tempat pertemuannya tidak ada, biaya makan minumnya dilebur masuk kedalam pengadaan sembako, transportnya juga tetap ada, “ tambah Dalif.

Baca juga  HUT ke-70, PDGI Majene gelar Talk Show Dokter Gigi Unggul Indonesia Maju

Dalam menyiasati kondisi ini, lanjut Dalif, karena biaya makan minum terbatas dan transpor terbatas, pihaknya mengunjunigi beberapa wilayah. “Datang sendiri menyerahkan secara simbolis, ada beberapa biaya transportnya kita masukkan dalam biaya sembako, ditambah beras dan minuman,” ujar politisi PKB ini.

Dalif Arsyad menambahkan, terdapat tiga titik pelaksanaan reses. “Tentunya pesertanya itu beragam, tidak semua sama, yang jelas sudah kami lakukan. Selain turun menjemput aspirasi masyarakat, setidaknya kami meringankan beban masyarakat dengan membagikan sembako, sambil kita juga mengawasi jalannya pembagian BLT, kebetulan bersamaan ada pembagian BLT,  baik daerah maupun pusat,” imbuhnya.

Baca juga  Empat Titik Reses Digelar Anggota DPRD Dalif Untuk Menyerap Aspirasi

Dalam pengawasan pembagian BLT, Dalif mengatakan semua berjalan lancer. “ Alhamdulillah pembagian BLT yang kita kunjungi tadi tidak ada masalah. Adapun warga atau masyarakat yang tidak masuk, dikasih kesempatan unutuk memasukkan usulan tahap berikutnya. Tiga kecamatan yang ditempati tadi, di Kecamatan Sendana dua desa, Pamboang di Lalampanuan, di Banggae, kelurahan Baru dan Pangali ali yang tersebar di beberapa lingkungan,”pungkas Dalif. (Adv)