Rapat DPRD, Tim Covid-19 Majene dan Keluarga Pasien Diwarnai Kericuhan


Suasana Saat RDP DPRD, Tim Gugus Tugas Covid-19 Majene Bersama Keluarga Pasien Covid-19.

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE,Ricuh warnai rapat dengar pendapat (RDP), DPRD kabupaten Majene, bersama Tim Gugus Tugas Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Majene, yang juga dihadiri keluarga pasien Covid-19, warga Binanga, Kelurahan Labuang, di ruang rapat DPRD Majene, Rabu (5/8/2020).

Pantauan di ruangan rapat gedung DPRD, saat rapat berlangsung terlihat pada awal rapat berjalan aman, namun di tengah rapat mulai terjadi ricuh, beberapa keluarga pasien berteriak dan menangis histeris sambil memukul meja,  karena merasa tidak puas dengan jawaban yang disampaikan oleh tim medis dan tim gugus tugas covid-19 Majene saat memberikan penjelasan dalam rapat.

 “Seharusnya tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bersama tim medis dari RSUD Majene  memberikan penjelasaan yang tidak berbelit-belit pada kami, kita datang kesini tujuannya untuk minta penjelasan, jadi tolong tim covid jangan bicara seenaknya, jangan pancing keadaan, disini juga ada pak sekretaris daerah tolong dihargai,” kata Adi, salah seorang perwakilan dari keluarga pasien warga lingkungan Binanga.

Baca juga  Kesehatan Pasien Covid-19 dari Majene Semakin Membaik

Setelah beberapa anggota DPRD lainnya berhasil menenangkan para keluarga pasien, akhirnya rapat dengar pendapat pun dilanjutkan kembali, dengan mendengarkan penjelasan dari Tim Gugus Tugas Covid-19.

“Apa yang kami lakukan itu sudah sesuai dengan protap penanganan Covid-19, petugas sudah melayani mereka, memberikan obat, vitamin dan makanan, hanya memang kami akui masih kekurangan petugas disana,”kata dr. Nurlina, Sp.P

Baca juga  Jadi 38, Tambahan Satu Positif di Sulbar dari Kluster Ponpes Temboro Magetan

Sementara itu, wakil ketua DPRD Majene, Adi Ahsan menjelaskan rapat yang diadakan oleh DPRD Majene menindaklanjuti permintaan dari keluarga pasien Covid-19 yang saat ini sedang diisolasi di gedung LPMP Majene oleh tim gugus tugas covid-19 Majene.

“Rapat bersama ini,  DPRD sengaja mengundang tim gugus tugas, kadis Kesehatan dan direktur RSUD Majene untuk dimintai keteranganya, jadi tolong tenang dulu agar rapat ini berjalan lancar, kita kan mau tahu informasi penanganan medis yang ada di LPMP, apakah mereka dijamin secara baik atau tidak, itu sudah dijelaskan tadi, nah sekarang kalau ribut begini tidak bisa dibicarakan dengan bagus, jadi sekarang kami sarankan pimpinan, kita sudahi dulu pebicaraan mengenai penangan tim medis, kita akan masuk pada kesimpulan untuk meminta kepada pemerintah daerah agar membentuk tim khusus penanganan di LPMP,” pungkasnya.

Baca juga  Pasien 03 Positif di Sulbar Sebelumnya PDP di Mateng

Hadir dalam rapat bersama DPRD Majene, pejabat Sekda Majene, Burhan, Kadis Kesehatan Majene, dr. Rakhmat Malik, Kepala BPBD, Ilhamsyah, Kepala Dinas Koperasi UKM, Busri Kamedi, Kepala Dinas Sosial dan direktur RSUD Majene, dr. Yupie, serta juga Jubir Tim Covid-19 Majene, Sirajuddin. (Alimukhtar)


COVID19