Terbaik terbaik

Rakor Tim Pokja PKP 2021 Digelar, Apa Saja Agendanya


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Rapat Koordinasi Tim Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Pokja PKP) Kabupaten Majene Tahun Anggaran 2021 digelar di Ruang Rapat Bapeda, Senin, 29 Maret 2021.

Dihadiri Bupati Majene, Pj. Sekda, Ka. Bapeda, Kabid. Ipwil Bapeda Prov. Sulbar, Kadis. PUPR Majene, Kadis. Perkimtan, Mewakili Kadis. LHK, Camat Banggae, Para Lurah se Kec. Banggae, Koordinator Kotaku dan BKM.

Kepala Bapeda Majene Andi Adlina Basharoe mengatakan, dokumen RP2KPKP adalah pedoman dalam mewujudkan pemukiman yang bebas kumuh yang berisi rumusan strategis dan kebutuhan program. Selanjutnya Sosialisasi pelaksanaan kegiatan program Kotaku di enam kelurahan se Kecamatan Banggae, yaitu Rangas, Totoli, Baru, Banggae dan Galung.

Baca juga  Pencarian Korban Nelayan Hilang di Majene Dihentikan Sementara

“Agenda tambahan kita dalam pertemuan kali ini adalah Sosialisasi Program Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2) oleh Balai Pemukiman Prasarana Wilayah Sulbar. Program L2T2 adalah program layanan penyedotan lumpur tinja yang dilakukan terjadwal bagi rumah tangga,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Majene Lukman menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakn hari ini dianggap sangat strategis, karena terkoneksi dengan rangkaian kegiatan yang telah dilakukan sebelumnya sampai kunjungan kerja ke Kabupaten Bantaeng.

“Saya melihat langsung bahwa forum yang berjalan di Majene sudah sesuai dengan koridor yang berlaku, selanjutnya sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terkait, karena apa yang telah menjadi program dari Pemerintah Pusat telah dirasakan oleh warga Majene,” ujarnya.

Baca juga  Bersinergi, Batalyon B Pelopor dan Kodim 1405 Gelar Latihan Menembak Bersama

Hampir setiap tahun Pemkab. Majene selalu mendapat perhatian yang luar biasa dari Pusat, dan kepada para pengelolah RP2KPKP untuk tetap dapat bekerja secara profesional dan dapat dipertahankan kinerjanya selama ini. “Selanjutnya tugas Pokja PKP agar dapat segera membentuk forum PKP sebagaimana telah diatur dalam Permen PU PR No. 12 Tahun 2020.
Kedua menindaklanjuti Permen PU PR No. 14/PRT/M/2018 tentang pencegahan dan peningkatan kualitas terhadap perumahan kumuh dan permukiman kumuh, bahwa saat ini rencana pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan (RP2KPKP) berubah menjadi rencana pencegahan dan peningkatan kualitas perumahan kumuh dan permukiman kumuh (RP2KPKPK),” jelasnya.

Baca juga  Total Bekerja, Anggota DPR Hasnah Syam Makin Intens Keliling Desa Serap Aspirasi

Dokumen rencana pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh perkotaan atau RP2KPKP Kab. Majene periode 2016 – 2019 yang selama menjadi salah satu pedoman penanganan kawasan kumuh telah berakhir, sehingga perlu dilakukan review akan menjadi salah satu program kerja pokja PKP ke depan agar dapat kembali digunakan sebagai acuan dalam penanganan kawasan kumuh. (Ih)