Puslitbang Polri Teliti Tingkat Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Hukum Polres Majene


KUNJUNGAN. Kapolres Majene Asry Effendy terima kunjungan Puslitbang Polri di ruang kerjanya.

SULBAR99.COM-MAJENE–Kepolisian Resort (Polres) Majene menerima kunjungan Tim Peneliti dari Pusat Penelitian dan Pengembangan (Puslitbang)
Mabes Polri, mereka diterima langsung Kapolres Majene AKBP Asri Effendy,
diruang kerjanya, Selasa (6/8/2019).

Kunjungan tim Puslitbang dipimpin oleh Kombes Pol Drs. Dadang Suwondo
bersama Ahli Peneliti Utama Prof Dr. Dwi Purwoko M.Si selaku Konsultan
LIPI, AKBP Hanafiah Nembo (Anggota peneliti),  Penata I Niken Heriyati
SE (Anggota peneliti ) serta AKBP. Katrina J. Ratu S.Sos  sebagai anggota Supervisi.

Kapolres Majene AKBP Asri Effendy menjelaskan, tujuan kunjungan Tim
Puslitbang Polri untuk  melakukan penelitian tentang tingkat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Polri di wilayah hukum Polres Majene beserta jajarannya.

Baca juga  Menperin: Impor Bahan Baku ‘Recycle’ Akan Disertifikasi

“Tujuan penelitian untuk melihat sejauh mana tingkat kepercayaan masyarakat terhadap fungsi layanan yang ada di tubuh kepolisian, seperti layanan fungsi Lalu lintas, layanan Satreskrim, layanan
Satintelkam, Satuan Binmas dan satuan Sabhara,”jelas AKBP Asri Effendy, Rabu (7/8/2019).

Menurut Asri Effendy, sebelum melakukan penelitiannya di wilayah hukum
Polres Majene, ketua tim,  Kombes Pol. Drs. Dadang Suwondo, didampingi
A.P.U. Prof. Dr. Dwi Purwoko. M.Si , terlebih dahulu melaksanakan Forum Group Discussion dengan menghadirkan para pejabat utama Polres Majene serta para Kapolsek di ruang data Polres Majene

Saat berdiskusi, ketua Tim menjelaskan beberapa item diantaranya, penilaian masyarakat terhadap kinerja Polri,  mencakup kehadiran Polri di tengah masyarakat yang kian hari kian meningkat, dimana Polda Sulbar meskipun baru beberapa tahun diresmikan sebagai Polda type B sudah menduduki peringkat pertama dengan nilai 96,48 % dalam hal kepercayaan masyarakat. “Jadi kita nanti akan meneliti lebih banyak kemasyarakat
yang akan kita berikan kuesioner untuk menilai kinerja rekan-rekan
Polri,” ujarnya.

Baca juga  Melalui Program 3S, Polres Majene Bantu Warga Kurang Mampu

Asri Effendy juga mengatakan, setelah pelaksanaan FGD selesai, dilanjutkan dengan interview dengan para kepala satuan pengembang fungsi pelayanan yang ada di Polres Majene.

“Menurut penjelasan konsultan LIPI pak Prof. Dr. Dwi Purwoko. M.Si, bahwa dalam penelitian yang dimaksud terdapat beberapa indikator pengungkit layanan yang dilihat yaitu Bukti langsung (tangibles), Keandalan (reliability), Daya tanggap (responsiveness), Jaminan (asurance) dan Kesesuaian (conformance),”ungkapnya.

Baca juga  Bupati Majene PTDH Enam ASN Tipikor Aktif, Pemberhentian ASN Tipikor Yang Inkrah Sebelum Pensiun Menunggu Regulasi Pusat.

Ia menambahkan, untuk mengetahui tingkat kepuasan masyarakat
terhadap pelayanan di Polres Majene, Tim Puslitbang Polri yang dipimpin oleh AKBP. Hanafiah Nembo melakukan penelitian langsung kepada masyarakat untuk mengetahui seberapa besar tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian khususnya di Resort Majene.

“Beberapa lokasi yang menjadi sasaran penelitian yaitu,  tempat pelayanan SKCK Sat Intelkam, pelayanan SIM, Bank BRI cabang Majene, Kejari Majene, Pengadilan Negeri Majene, Universitas Terbuka, LPMP,
Kantor Sat Pol PP, terminal Pembantu, kantor Desa Soreang, Kantor Lurah Labuang, pasar Sentral Majene, serta pangkalan ojek,”pungkasnya.(Ali)


NASIONAL