Dibaca : 47 kali.

Puncak Pandemi Sulbar Diprediksi 20 Juni 2020


SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, puncak pandemi Sulbar diprediksi tanggal 20 Juni 2020 dengan peningkatan jumlah kasus sekira 1176. Untuk Icu sebanyak 451 dan Vetilator sebanyak 739. Sementara prediksi puncak pandemi Majene dengan keseluruhan kasus baik itu baru dan lama sebanyak 80 kasus hingga 24 Juni 2020.

Hal itu diungkapkan Prof DR Ridwan Amiruddin M.Kes. M.Sc.PH,, guru besar FKM Unhas, Selasa (5/5/2029) saat menjadi pemateri pada FGD dengan tema solusi jitu menghentikan penularan covid di Majene. “Menghentikan penularan kasus baru dengan memberi perlindungan kelompok rentan, komrbid, lansia, bumil, bayi/anak. Serta mempercepat penyembuhan dengan terapi supportive yang tepat dan efisien. Memastikan APD dan test kepada seluruh petugas untuk penularan di RS,” ungkap Prof Ridwan.

Baca juga  Bertambah Empat, Pasien Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Sulbar Menjadi 42 Orang

Sementara untuk rekomendasi publik health, Prof Ridwan menjelaskan agar meningkatkan cakupan mitigasi minimal 30 %, sosial distancing/phsycal distancing, sanitasi lingkungan, stay at home, dan persona hygine, penutupan sekolah, masjid, kantor, pasar dan lain-lain. “Meningkatkan cakupan survey massal untuk menemukan populasi yang terinfeksi di masyarakat serta pemetaan status seluruh daerah untuk keperluan isolasi dan karantina. Serta pengawasan secara ketat (chek point) transportasi antar kota dan dalam kota,” ungkap Prof Ridwan.

Baca juga  Kasus 63 Terkonfirmasi Positif Covid19 Mamasa Dialihkan Statusnya ke Sulsel

Sementara itu, Bupati Majene Fahmi Massiara, sangat mengapresiasi berbagai hasil rekomendasi yang dihasilkan. “Hal tersebut akan menjadi dasar pertimbangan untuk langkah-langkah penanganan covid 19 di Majene kedepannya,” ungkap Bupati.

Baca juga  Gunakan Jas Hujan, Petugas Medis Periksa Penumpang Kapal Cegah Penyebaran Corona

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan terima kasih pelaksana dan pemateri yang telah meluangkan waktu dan menghasilkan rekomendasi sebagai jurus jitu penanganan covid 19. “ Apresiasi yang tinggi kepada narasumber dan peserta telah mengikuti FGD dan menginisiasi langkah-langkah penanganan covid 19,” pungkasnya. (Ih)