Terbaik terbaik

PT. Karya Pembangunan Rezeki Minta Lelang Pembangunan RSUD Soedarso Juga Dianulir


Kantor Gubernur Kalimantan Barat (Ist)

SULBAR99.COM-PONTIANAK, Direktur cabang PT. Karya Pembangunan Rezeki, Masad, SH mengapresiasi keputusan pembatalan lelang Pembangunan kantor Gubernur, Rabu 4 September 2019 lalu. Pasalnya, lelang Pembangunan kantor Gubernur tidak ada yang memenuhi unsur teknis.

Menurut Masad, lelang pembangunan RSUD Soedarso diangap cacat hukum karena dokumen penawaran yang dimasukan PT. Citra Contractor Hasaja pada lelang pembangunan kantor Gubernur dianggap sama dengan yang dimasukan pada lelang pembangunan RSUD Soedarso terkait persoalan teknis.

Baca juga  Kasus Mangkrak Dugaan Pungli Sertifikat di Minasatene, Bapan Sulsel ke Kejari Pangkep

Masad mengungkapkan, langkah yang diambil oleh panitia dalam membatalkan proses lelang pembangunan kantor Gubernur sudah tepat dan disambut positif. “Untuk menghindari resiko yang mengarah pada perbuatan melawan hukum, kami meminta juga kepada panitia membatalkan tender pembangunan RSUD Soedarso yang dinilai cacat hukum,” ungkap Masad.

Alasannya, lanjut Masad,  karena Dokumen penawaran yang dimasukkan pada lelang pembangunan kantor RSUD Soedarso tentunya akan sama dengan dokumen penawaran yang dimasukkan PT. Citra Contractor Hasaja yang telah dibatalkan lelangnya karena tidak ada yang memenuhi unsur teknis.

Baca juga  Akhirnya, Kejari Wajo Berhasil Eksekusi Terpidana Kasus Dana Desa Waetuwo Kabupaten Wajo 2016

Sekadar diketahui, dua proyek tersebut memiliki kemiripan dalam hal jumlah peserta yang memasukkan penawaran dan perusahaan yang memasukkan penawaran. Seperti yang tertuang dalam situs LPSE Kalbar,  Pembangunan Gedung RSUD Soedarso, PT. Karya Pembangunan Rezki melakukan penawaran  Rp.32.607.937.361,12 dan PT. Citra Contraktor Hasaja  Rp.36.904.742.283,43. Tender ini dimenangkan oleh PT.Citra Contractor Hasaja dengan  HPS RP.37.773.717.911,51.

Baca juga  Korupsi APK Sulbar, Terdakwa Divonis 4 Tahun dan Denda Rp 200 juta

Sementara  itu, pembangunan Kantor Gubernur juga yang melakukan penawaran lelang yang dikuti oleh PT. Cipta Adhi Borneo Sempurna dengan penawaran senilai Rp.29.654.069.052,75 dan PT. Citra Contractor Hasaja melakukan penawaran Rp.32.986.549.754,91, dengan Nilai  HPS Rp.33.196.887.921,51. Namun pada Rabu 4 September lalu, Pembangunan Kantor Gubernur lelangnya dibatalkan sekitar pukul 16:00 WIB. Alasan  dibatalkankannya karena tidak ada peserta yang memenuhi unsur tekhnis. (Wan)