Polres Majene Ungkap Dua Terduga Pelaku Penjual Obat-obatan Terlarang


Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, didampingi Kasatres Narkoba, Iptu Hammadiyah saat menggelar Press Release

SULBAR99NEWS.COM–MAJENE, Polres Majene, melalui Satres Narkoba menangkap SN (25) dan HT (21) pengedar obat-obatan terlarang. Pelaku diduga menjual obat tersebut ke masyarakat, utamanya bagi kalangan remaja.

Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, mengatakan petugas berhasil menangkap dua terduga pelaku usai mendapatkan informasi adanya peredaran obat-obatan terlarang di wilayah Majene pada 19 Agustus 2021.

“Dari laporan itu kami melakukan penyelidikan dan berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku berinisial SN dan HT,” kata Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian, didampingi Kasatres Narkoba, Iptu Hammadiah saat ekspose di Mapolres Majene, Senin (23/9/2021).

Baca juga  Sadis, Seorang Mahasiswi Nekad Buang Bayinya ke Jurang Sedalam 15 Meter

Menurutnya kedua terduga pelaku tersebut menjual obat-obatan terlarang pada remaja dengan harga yang dipatok Rp.5 ribu rupiah per biji, kedua pelaku ini mendapatkan obat-obat terlarang ini pesan melalui online dari Mamuju, dan itu sangat meresahkan masyarakat di wilayah Majene.

”Dia mengaku menjual obat tersebut ke masyarakat, termasuk bagi kalangan remaja di wilayah Majene, dalam satu butir dapat keuantungan 3 ribu rupiah. Makanya kami tangkap pelakunya, untuk melindungi generasi muda kita dari penyalahgunaan obat-obatan terlarang,” ucapnya.

Baca juga  Polres Toraja Utara Terus Memburu Pelaku Pencurian Motor

Febryanto  juga mengatakan, Selain menangkap  pelaku petugas juga berhasil mengamankan barang bukti obat-otan terlarang jenis Trihexyphenidil (Bojek) sebanyak 1.070 butir milik SN, Hand Phone dan uang tunai hasil penjualan sebanyak Rp. 425.000 . 

 “Dari pengakuan tersangka SN, ia telah melakoni aksinya menjual dan mengedarkan obat-obatan sejak tahun 2019 lalu. Terduga pelaku S diamankan di Dusun Leba Leba Desa Tammeroddo Utara Kecamatan Tammeroddo Kabupaten Majene pada Kamis (19/8/21) lalu,” terangnya. 

Baca juga  Ini Tanggapan Bupati Dogiyai Atas Isu Nyawa Babi Dibalas dengan Nyawa Manusia

Sementara terduga pelaku lainnya inisial HT (21) kata Febryanto, diketahui saat melancarkan aksinya HT dibantu oleh rekannya yang saat ini masih dalam pengembangan pencarian. 

“Tersangka HT ini diamankan oleh tim Passaka Polres Majene, di Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa Kabupaten Polman. Barang bukti yang berhasil kita amankan sebanyak 10 ribu butir lebih. Kami juga berpesan kepada masyarakat, jika mengetahui adanya peredaran obat-obat terlarang tolong laporkan ke Polres,” pungkasnya.(Indra Saputra).


HUKUM & KRIMINAL