Politisi Muda Firdauz Angkat Bicara Soal Dinasti Politik di Polman


SULBAR99NEWS.COM-POLEWALI MANDAR, Salah satu politisi muda Firdaus angkat bicara soal cuitan dinasti politik yang dialamatkan pada Matakali, Rabu (19/05/2021).

Firdaus, pemuda kelahiran Mapilli Barat tersebut mengatakan, dirinya pun tidak mendukung dinasti politik, namun disaat yang sama Firdaus menegaskan tidak ada dinasti politik di negeri demokrasi, sebab dinasti politik adalah pewarisan kekuasaan berdasarkan keturunan.

“Dalam tradisi dinasti, pewaris kerajaan tidak mengambil resiko kalah menang. Dalam pilkada, peserta pilkada punya peluang kalah dan menang. Calon kan mengambil resiko,” Katanya.

Baca juga  Amankan Pilkades, Polres Majene Turunkan Ratusan Personel

Lanjut Firdaus mengatakan, yang dialamatkan soal Dinasti politik itu kita tahu siapa, dan yang menghebohkan soal dinasti politik kita juga tahu, jadi saya pikir kembali pada rakyat. “Masyarakat Polewali Mandar kan cerdas jadi soal dalam memilih pemimpin tidak ada intervensi yang merupakan himbauan dari pihak tertentu untuk memilih pemimpin. Tergantung cara atau strategi kita masing-masing dalam memenangkan kontestasi pilkada. Apalagi pilkada masih jauh semua yang hari ini pasang baliho kan baru balon bisa maju, bisa juga tidak,” ungkap Firdaus.

Baca juga  KPU Majene Tetapkan Anggota DPRD Terpilih Hasil Pileg 2019. Berikut Daftarnya

Jadi, lanjutnya, mari kita pake cara-cara kita sendiri untuk meraih simpatik dari masyarakat, tentu dengan cara-cara yang santun. Kita serahkan saja sama masyarakat Polman siapa yang menurut baginya baik.

Baca juga  Terjawab Sudah, Rekomendasi Partai Nasdem di Barru pada Pilkada Serentak 2020

“Dalam Negara demokrasi tidak akan terjadi dinasti politik, sebab kekuasaan demokratis tidak diwariskan melalui darah secara turun temurun. Tetapi dia dipilih melalui prosesi politik, orang yang masuk prosesi politik itu, belum tentu menang, dan belum tentu juga kalah.”tutup Firdaus. (*)


POLITIK