PKM Botteng Gandeng NGO Kartini Manakarra dan Balai KB Inisiasi Posyandu Bagi Remaja


Penyuluh KB saat memaparkan pentingnya posyandu remaja bagi peserta. (foto : ist)


SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Remaja merupakan cikal bakal penerus bangsa, oleh sebab itu kondisi bangsa kedepannya bisa dilihat dari kondisi remaja saat sekarang ini. Melihat kompleksnya permasalahan yang biasa terjadi pada usia remaja, maka Puskesmas Botteng bekerja sama dengan NGO Kartini manakarra serta Balai Penyuluh KB Kecamatan Simboro menginisiasi pelaksanaan Posyandu bagi Remaja.

Posyandu Remaja yang bertajuk “Remaja Sehat, Cerdas, Ceria dilaksanakan di Desa Salletto Jumat (29/10/2021). NGO Kartini Manakarra dan Yayasan Kerti Praja yang didukung oleh UNFPA, diwakili oleh fasilitator lapangan Muhammad Iqbal Ahmad, S.KM., M.Kes memberikan pemahaman tentang Pencegahan Dini Kanker Serviks dan Kanker Prostat.

Baca juga  Disdikpora Majene Lestarikan Permainan Rakyat dengan Menggelar Festival Pencak Silat

NGO Kartini Manakarra juga mempunyai program perlindungan pada remaja utamanya terhadap tindakan pelecehan seksual dan tindakan kekerasan lainnya dan juga melakukan pembinaan kesehatan reproduksi, livelihood, juga keadilan dan kesetaraan gender.

Syamaruddin yang merupakan koordinator Penyuluh KB Kecamatan Simboro menyampaikan, Program BKKBN khususnya bagi remaja yaitu Program GenRe (read: Generasi Berencana) dimana pelaksanaan program ini melalui wadah Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R) yang dibentuk di masing-masing desa melalui jalur masyarakat atau sekolah melalui jalur pendidikan.

Lebih lanjut Syamariddin menyampaikan bahwa di Desa Salletto sendiri sudah ada 2 Kelompok PIK-R yang terbentuk. “Yaitu PIK-R Malolo Mala’bi dan PIK-R SMPN 1 Simboro, kedepannya kita akan menggodok pembentukan PIK-R di sekolah lain yaitu di SMAN 1 Simboro dan SMK YAPMA,” ujarnya.

Baca juga  Membentuk Perempuan Cerdas, GOW Majene Gelar Pelatihan IT

Syamaruddin berharap, anggota PIK inilah yang akan menjadi role model bagi remaja lainnya dan dapat menjadi Pendidik atau konselor bagi sebayanya.

Sementara Tenaga Petugas Gizi Puskesmas Botteng, Mardiah menjelaskan pentingnya pelaksanaan Posyandu Remaja. Menurutnya selama ini posyandu yang berjalan di masyarakat adalah posyandu yang memberikan layanan kepada balita dan ibu hamil atau lansia. “Padahal remaja inilah yang nanti bakal menjadi calon Ibu, oleh sebab itu penting bagi mereka untuk dipantau pertumbuhan dan perkembangannya,” jelas Mardiah.

Baca juga  Disdikpora Majene Apresiasi Upaya Sekolah Untuk Percepatan Vaksin bagi Siswa

Adapun layanan yang diberikan pada kegiatan Posyandu Remaja yaitu Pengukuran Berat Badan, Tinggi Badan, Lingkar Perut dan Lingkar Lengan Atas (Lila) yang menjadi indikator penentuan Indeks Massa Tubuh (IMT) sehingga akan diketahui status gizi dari seorang remaja. Selain itu dilakukan juga pengukuran tekanan darah dan Layanan Konseling yang bersifat privasi. Kegiatan posyandu remaja hari ini berhasil memberikan layanan kepada 38 orang anak remaja. (jef)