Pilkada Serentak Sulbar. Karateker Tiga Kabupaten Siapa?


Sekretaris Komisi I DPRD Sulbar, Muh Dalif Arsyad

SULBAR99NEWS.COM-MAMUJU, Pilkada serentak 9 Desember 2020 semakin dekat, begitu pula masa cuti bagi petahana yang akan bertarung kembali dalam pemilihan Bupati dan wakil bupati yang akan berlangsung dari tanggal 26 September hingga 5 Desember 2020.

Di Sulawesi Barat, terdapat empat kabupaten yang akan melaksanakan pilkada serentak 2020 yakni Pasangkayu, Mamuju, Mamuju Tengah dan Majene. Namun Empat kabupaten di atas, tiga diantaranya akan mengikutkan calon petahana.

Baca juga  Anggota Komisi I DPRD Sulbar Dalif Arsyad Berharap KPU dan Bawaslu Jalankan Tugas dengan Penuh Amanah

Sekretaris Komisi I DPRD Sulbar, Muh Dalif Arsyad yang dihubungi, Rabu (12/8/2020) terkait hal tersebut mengatakan, pengisian karateker (penjabat sementara) terhadap tiga kabupaten di Sulbar merupakan hak prerogatif Gubernur. “Sifatnya prerogatif gubernur itu. Gubernur yang usulkan, yang penting sesuai,” ujarnya.

Politisi PKB itu menambahkan, Kalau dimintai pendapat, ya sebaiknya yang normatif saja, yang berintegritas, mengerti, bisa menetralisir berbagai persoalan dan sebagainya,” tambahnya.

Baca juga  Bahan KUA/PPAS, Komisi IV DPRD Sulbar Kunker ke Sejumlah Sekolah di Pasangkayu

Menurut Dalif, paling tidak, jika memenuhi syarat, karateker sebaiknya orang setempat. “Dari wilayah itu sendiri, itu saja kita punya harapan. Kalau menyangkut netralitas, ASN itukan netral,” tambahnya.

Lebih jauh sekretaris komisi I DPRD Sulbar itu menegaskan, di masing-masing daerah, SDM yang siap mengisi tiga kabupaten dan berasal dari wilayah itu sudah siap semua. “Kalau di Mateng dan Mamuju, bisa orang Mamuju. Di Majene bisa dari Majene sendiri dan dari Polman,” ungkapnya.

Baca juga  PKB Majene Peduli, Bagi Ratusan Paket Sembako

Di Majene sendiri, lanjut Dalif, ASN yang bisa menjadi karateker banyak. “Ada pak Hamzah di Kehutanan, pak Darwin, pokoknya banyaklah,” pungkas Dalif. (Satriawan)


PARLEMEN