Peserta Latpim III Majene Gelar Pameran Inovasi

  • Bagikan
GUNTING PITA. Bupati Majene gunting pita meresmikan pembukaan Pameran Inovasi oleh peserta Diklatpim III. (Foto : Ali Muhtar/Sulbar99)

SULBAR99.COM–MAJENE,—Sebanyak 39 peserta Diklat Kepemimpinan III Angkatan IV di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majene, menggelar pemeran inovasi Proyek Perubahan, di gedung Aula Tammajarra, Rabu (17/7).

Pameran Inovasi Latpim III Angkatan IV terselenggara atas kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Majene, dengan Pusat Pelatihan Pengembangan dan Kajian Manajemen Pemerintahan LAN Makssar.

Pameran dibuka langsung Bupati Majene Fahmi Massiara, didampingi wakil Bupati Lukman, bersama para pembimbing (coach) serta tim penguji, reformer berkeliling ke stand pameran peserta untuk menguji sekaligus menilai inovasi mereka.

Kabid Diklat Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan SDM Majene, Fatmawaty selaku panitia pelaksana pameran inovasi Diklatpim III mengatakan, pameran tersebut merupakan kesempatan berharga peserta untuk mengembangkan gagasan dan ide-ide kreatif.

“Pameran inovasi ini menampilkan beragam stand hasil proyek perubahan
peserta Dklatpim III yang dilaksanakan selama 2 hari,  setelah acara pembukaan, diadakan peninjauan keseluruh stand, sesudah peninjauan dilanjutkan dengan seminar, diikuti seluruh peserta Latpim,”kata Fatmawaty.

Sementara itu Bupati Majene Fahmi Massiara usai membuka pameran Latpim III kepada wartawan mengatakan, dengan adanya pameran inovasi Latpim ini, menunjukkan bahwa peserta lebih didorong kepada naluri semangat dan menampilkan apa yang sudah dibuat didalam proyek perubahan.

“Tadi saya sengaja keliling dan menginterviu satu-satu, saya tanyakan
judulnya apa, bagaimana cara mereka menjelaskan tentang pameran inovasi ini,”ujar Fahmi.

Fahmi berharap dengan adanya pemeran inivosi ini, peserta diklatpim dapat mengembangkan ide-ide dan inovasinya. Karena saat kembali ke kantor, peserta akan disibukkan dengan pekerjaan sehari-hari.

“Harapan saya, proyek perubahan yang ditampilkan ini tidak hanya berakhir begitu saja, kita mau ada follow up nya, atau tindaklanjut, memang saya melihat ada yang berkelanjutan, seperti yang on line atau menggunakan aplikasi, itu tidak boleh tidak harus jalan karena terus berkembang, beda dengan yang perencanaan karena harus terprogram pada dinas masing-masing,”pungkasnya.(Ali).

  • Bagikan