Perzinahan Sedarah, Bapak Kandung Tega lampiaskan Hasrat Pada Putrinya


Kapolres Majene, AKBP Pebryanto Siagian, Didampingi Kasat Reskrim Iptu Benedict Jaya saat Press Release Kasus Perzinahaan

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Satuan Reskrim Polres Majene berhasil mengungkap kasus perzinahan sedarah, pengungkapan kasus ini diketahui setelah Ibu melaporkan dan korban diketahui hamil.

Kapolres Majene, AKBP Febryanto Siagian pada press release senin, (27/09/2021) di Aula Polres Majene menyebutkan, bahwa pada bulan Februari 2021 sekitar pukul 01.00 WITA terjadi perzinahan antara bapak dan anak kandung, hingga bapak korban dijadikan tersangka dalam kasus perzinahan.

Kapolres Majen pun membeberkan kronologi kejadian tersebut, berawal ketika tersangka berinisial AT (44) bersama dengan korban berinisial (LS) berada di bawah kolom rumah sedang mengerjakan es batu untuk ikan, setelah itu pelaku inisial AT mengajak korban inisial  LS untuk melakukan perzinahan secara paksa.

Baca juga  Buronan Pencurian di Mamuju Ditangkap Polisi di Tana Toraja

“Korban sempat menolak dan diancam akan dibunuh,” kata Febryanto Siagian, Senin (27/09/2021).

Lalu terjadilah perzinahan antar keduanya, sekitar pukul 01.00 WITA di bawah kolom rumah karena pelaku menganggap kondisi di dalam rumah tersebut sudah tidur semua. Tersangka AT sudah melakukan perzinahan sebanyak delapan kali dengan korban LS hinggan korban hamil.

Baca juga  Pelaku Penganiaya Istri Kades di Sarudu Pasangkayu Disidik Polisi

Korban sempat beberapa kali ke klinik karena untuk  memeriksakan lantaran dipunggungnya merasa sakit, tetapi  setelah diperiksa korban dinyatakan hamil oleh dokter. Setelah Ibunya mengetahui anaknya hamil dan yang menghamilinya adalah ayah kandung sendiri langsung melaporkan kasus itu kepada pihak kepolisan.

Pada hari Minggu tanggal 26 September 2021, sekitar pukul 12.00 WITA anggota Polsek mendapat informasi bahwa pelaku inisial (AT) berada di rumahnya, Kabupaten Majene, sehingga anggota Polsek Banggae mendatangi rumah tersangka untuk di amankan di Polsek Banggae.

Baca juga  Sadis, Diancam Suami Cerai, Seorang Ibu Paksa Bayinya Minum Air Segalon Hingga Tewas

Dari pengakuan tersangka sendiri bahwasanya perzinahan dengan korban tersebut sudah terjadi sebanyak 10 kali sampai korban sekarang ini mengandung dengan usia kehamilan 7 bulan.

Tersangka sendiri dijerat pasal 46 Jo pasal 7, pasal 8a Undang – Undang RI No. 23 tahun 2004 tentang PKDRT dan/atau pasal 264 KUH Pidana dengan ancaman pindana penjara paling lama 12 tahu.(Indra Saputra)


KRIMINAL