Perkosa Hewan, Penjara Satu Tahun Menanti


SULBAR99.COM. Saat ini, memperkosa hewan sudah diatur dalam Draft RKUHP, tidak seperti KUHP sebelumnya yang tidak tegas menyebutkan tentang perkosaan hewan. Orang yang melakukan kekerasan seksual terhadap hewan bakal dikenakan pidana satu tahun penjara. Aturan itu tertuang dalam Revisi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang rencananya akan disahkan menjadi Undang-Undang pada akhir bulan September ini.

Baca juga  Diduga Terusik Suara Motor, Seorang Pemuda Ditikam di Perbukitan Ondongan

Pasal 341 ayat 1 menyebutkan, Dipidana karena melakukan penganiayaan hewan dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau pidana denda paling banyak Kategori II, setiap orang yang menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya dengan melampaui batas atau tanpa tujuan yang patut; atau melakukan hubungan seksual dengan hewan.

Baca juga  Polisi Olah TKP Pembunuhan Suami Istri yang Tragis di Dusun Sipatuo Pasangkayu

Dikutip dari jawapos.com, Direktur Investigasi Scorpion Wildlife Monitoring Group Marison Guciano mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya pasal tersebut. Karena orang yang melakukan aktifitas seksual dengan binatang itu sama saja melakukan tindak kekerasan terhadap mahluk hidup.

“Iya tentu kita mendukung adanya pasal tersebut. Karena itu merupakan bentuk kekerasan dan kekejaman terhadap hewan,” ujar Marison, Kamis (19/9/2019).

Baca juga  Perzinahan Sedarah, Bapak Kandung Tega lampiaskan Hasrat Pada Putrinya

Marison mengungkapkan, orang yang melakukan hubungan seksual kepada hewan itu cenderung sudah rusak jalan pikirannya. “Orang normal tidak akan pernah punya pemikiran hal tersebut. ‎Itu juga menurut saya kelainan jiwa,” katanya seraya menyebutkan penjara satu tahun masih kurang bagi pelaku pemerkosa hewan. (Ih)


KRIMINAL