Peringati HJM ke- 474, Budaya Mandar Harus Dilestarikan


BUPATI MAJENE. Fahmi Massiara bersama Forkopimda serta sejumlah pimpinan OPD dalam pembukaan FPTM 2019. (Foto : Fahmy/sulbar99)

SULBAR99.COM-MAJENE—Memperingati hari jadi Kabupaten Majene yang ke-474, Pemerintah Kabupaten Majene mengadakan berbagai rangkaian kegiatan, diantaranya Festival Pesona Teluk Mandar 2019. Kegiatan yang dilaksanakan  sekaligus menyambut HUT Proklamasi kemerdekaan RI yang ke-74 ini  dibuka oleh Bupati Majene Fahmi Massiara di stadion Prasamya Majene, Kamis (1/8/2019).

Dalam pembukaan Festival Pesona Teluk Mandar, Budayawan yang  juga Ketua DPRD Kabupaten Majene Darmansyah menyampaikan orasi budaya. Dalam orasi yang disampaikan dihadapan sejumlah masyarakat Majene yang memadati stadion Prasamya Mandar Majene tersebut, Darmansyah mengungkapkan bahwa sumber daya kebudayaan yang terdapat di Tanah Mandar Majene ini banyak dan beragam.

Baca juga  Bupati Majene Bersama Warga Ikut Senam di Area Car Free Day

“Sumber daya budaya kebudayaan di Mandar khususnya di Majene banyak dan harus kita bangun agar generasi muda lebih paham tentang kebudayaan Mandar,” Ujar Darmansyah selaku ketua Sejarahwan Indonesia Sulawesi Barat seraya menambahkan bahwa falsafah nilai budaya Mandar sudah banyak hilang seperti pudarnya siri bagi orang Mandar.

Baca juga  Sekkab Majene Persilahkan ASN Tipikor yang diPTDH Menempuh Jalur PTUN

Hal senada juga diungkapkan Bupati Majene Fahmi Massiara dalam sambutannya dihadapan para tamu dan undangan yang hadir di stadion kebanggaan masyarakat Majene tersebut.

Baca juga  Binter Terpadu, Kodim 1401 Majene Gelar Ceramah Wawasan Kebangsaan

Fahmi Massiara mengungkapkan, serbuan globalisasi dengan teknologi informasi yang modern makin membuat kita melupakan akar jati diri bangsa kita. “Maka untuk menangkal semua itu, kita harus kembangkan dan lestarikan nilai budaya lokal seperti kegiatan yang dilakukan oleh Pemkab Majene dengan diadakannya acara seperti ini,” ujar Bupati majene. (Fahmi)


DAERAH