Perbukitan Kebun Rakyat di Dusun Layonga Tinambung Terbakar


PADAMKAN. Petugas Damkar dibantu masyarakat dan pihak kepolisian berupaya padamkan api yang membakar perbukitan kebun rakyat.

SULBAR99.COM, TINAMBUNG, Musim kemarau panjang membuat hutan dan lahan mudah terbakar. Kali ini Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di Perbukitan kebun rakyat di Dusun Layonga, Desa. Batulaya, Kec. Tinambung, Kab. Polman. Diperkirakan luas lahan yang dilalap sijago merah mencapai satu hektar, Sabtu (14/9/2019) sekitar Pukul 12.40 wita.

Berdasarkan laporan Kapolsek Tinambung Iptu Tajuddin, kronologis kejadian berawal ketika warga disekitar TKP melihat titik api dari pinggir lahan kebun rakyat tepatnya di samping sekolah SMA Negri 1 Layonga, selanjutnya warga menghubungi pihak Kepolisian Polsek Tinambung melalui telepon.

Baca juga  Hari Jadi Barru ke-60 Paling Spesial di Sulawesi Selatan

Menindaklanjuti informasi tersebut, Personil Polsek Tinambung yang dipimpin oleh Kapolsek Tinambung IPTU TAJUDDIN, S.Sos mendatangi TKP bersama warga dan berusaha memadamkan api dengan menggunakan alat seadanya dibantu dengan 1 ( satu ) unit mobil pemadam kebakaran dari Kecamatan Tinambung.

Akibat tiupan angin yang kencang, titik api dengan cepat menyebar dan menjalar ke sekitar pedalaman lahan yang berbukit hingga api melahap lahan dan kebun yg luasnya diperkirakan sekitar 1 Ha.

Lebih jauh Iptu Tajuddin mengatakan, Pemilik lahan adalah Almarhum Totona, Petani, Alamat Layonga, Desa. Batulaya Kec. Tinambung Kab. Polman.

Baca juga  HUT ke-17 Sulbar, Majene Terima Penghargaan KLA Kategori Pratama

Dugaan sementara, lanjut Iptu Tajuddin, kebakaran diakibatkan oleh faktor alam dengan cuaca yang ekstrim saat ini (memasuki kemarau) dan berpotensi menimbulkan titik api di medan berbukit dan tanaman rumput liar / ilalang yang kering disertai tiupan angin sehingga seketika api dengan mudah membakar lahan disekitarnya.

Situasi terakhir saat ini di TKP sudah tidak ditemukan kobaran ataupun titik api, namun bara dan sisa kebakaran masih terlihat seperti asap dan abu.

“Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi maka telah dilakukan upaya oleh pihak Kepolisian Polsek Tinambung bersama aparat pemerintah setempat memberikan himbaun kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar lahan,” ujar Tajuddin seraya mengatakan agar warga lebih waspada dan tetap menjaga kondisi lahan yang saat ini sangat berpotensi tinggi terjadi kebakaran karena musim kemarau dan minimnya curah hujan.

Baca juga  Usaha Pertamini Semakin Menjamur di Majene, Kapolda Surati Bupati

Iptu Tajuddin menambahkan, mengingat karena cuaca saat ini musim kemarau dan minimnya curah hujan maka tetap perlu antisipasi dengan rutin melakukan pantauan serta memberikan himbaun melalui koordinasi bersama aparat pemerintah setempat maupun Tomas, Toda serta warga khususnya yang memiliki lahan di daerah perbukitan. (Rif)


DAERAH