Perayaan Pergantian Tahun Baru 2022 di Majene Ditiadakan, Kecuali Zikir dan Doa

  • Bagikan
Bupati Majene AST didampingi Forkopimda Majene..(foto : Prokompi)

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Sesuai dengan hasil Rapat Koordinasi Antisipasi Gangguan Keamanan dan Ketertiban dalam Pemerintahan dan Pembangunan Kabupaten Majene, yang digelar Selasa 14 Desember 2021, kegiatan hiburan untuk pergantian tahun 2021- 2022 mendatang akan ditiadakan.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri mengatakan, meski Majene telah berada di Zona Hijau, namun bentuk antisipasi segala hal yang bisa menimbulkan kerumunan dan adanya penyebaran Covid 19 harus dilakukan.

Salah satunya dengan meniadakan kegiatan yang sifatnya hiburan. Meski demikian, Pemerintah daerah tetap akan melakukan kegiatan Zikir dan doa bersama dengan skala kecil serta tetap mematuhi protokol kesehatan di Pendopo Rujab atau di Masjid.

Ia berharap pihak kepolisian melakukan patroli saat malam tahun baru, untuk memantau aktivitas warga. “Tidak akan ada perayaan hiburan di malam pergantian tahun, kecuali kegiatan zikir dan doa itupun dengan protokol kesehatan,” terangnya di Ruang Rapat Wakil Bupati.

Turut hadir dalam rapat koordinasi tersebut Kajari Majene, Perwakilan Dandim 1401, Perwakilan Kapolres Majene, Para pimpinan OPD, Kabag Prokompi, Camat, serta Tokoh masyarakat dan tokoh agama.

Rapat yang dipimpin Kepala Kesbangpol Rustam Rauf juga membahas sejumlah isu yang terjadi di Majene. Seperti update kondisi jalan yang tertimpa longsor di Kecamatan Sendana dan Malunda. Selain itu informasi seputar harga sembako jelang tahun baru, juga dilaporkan oleh Kadis Koperindag Majene, masih cenderung stabil termasuk pasokan gas elpiji 3 Kg yang masih aman. Warga Majene juga diminta untuk bersikap waspada terhadap kondisi cuaca yang saat ini masih cukup ekstrem. (ih)

  • Bagikan