Gakplin Covid-19, Kodim 1401 dan Kipan A Yonif 721/Mks Dirikan Posko di Pasar Sentral Majene


Personil Kipan A Yonif 721/Makkasau saat memakaikan masker kepada salah seorang pengunjung di Pasar Sentral Majene.

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Operasi penegakan disiplin (Gakplin) dilaksanakan Kodim 1401 Majene, bersama kompi Senapan (Kipan) A Yonif 721/Makkasau, Kamis (17/12/2020) di pasar sentral Majene.

Hal ini di lakukan untuk menertibkan para pengendara dan pengunjung pasar sentral Majene, baik pengendara roda dua maupun roda empat agar mematuhi protokol kesehatan untuk pencegahan penyebaran covid-19.

Untuk itu, Kodim 1401 Majene bersama Kipan yonif 721/Mks mendirikan tenda gakplin di beberapa titik di sudut pasar sentral Majene.

Baca juga  Fahmi : Jangan Biarkan Warga Bolak-Balik ke Kantor Capil

Danru serda Azam Yasir memimpin operasi gakplin didampingi wadanru kopda Muhammad Agus beseta 3 anggotanya dari satuan Kipan A yonif 721/Mks yang tiap harinya diroling, mulai 15 Desember 2020 hingga ada instruksi dari pimpinan.

Serda Azam Yasir saat ditemui di posko gakplin mengungkapkan, penegakan disiplin di pasar sentral Majene bertujuan untuk mempercepat pemulihan wilayah dari pandemi covid 19. “Juga untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 yang dapat terjadi melalui interaksi masyarakat di ruang publik,” tuturnya.

Baca juga  Terdampak Covid-19, APBD Majene 2021 Berkurang Rp 45 M

Selanjutnya kegiatan ini dilaksanakan atas instruksi presiden RI kepada TNI/POLRI dan diteruskan oleh Kodim 1401 dan Kipan A Yonif 721/Mks, untuk aktif dalam penegakan disiplin terhadap protokol kesehatan. yang menghimbau kepada seluruh masyarakat agar mentaati segala sesuatu terkait dengan protokol kesehatan covid-19.

Baca juga  Sebelas Desa di Majene Dapat Pansimas Senilai Rp 2 Miliar Lebih

“Pelaksanaan tugas kegiatan pemantauan kami lakukan bergiliran tiap harinya, melibatkan lima personil yang dipimpin danru dan wadanru yang ditugaskan di pasar sentral Majene. Kami minta dukungan dan partisipasi masyarakat pengunjung pasar dan pemerintah setempat untuk ikut mempersempit dan memutus mata rantai penyebaran covid-19, agar betul-betul disiplin untuk mematuhi protokol kesehatan,” tegasnya. (Syarifuddin Andi)


DAERAH