Pemasaran Produk BUMDes Jadi Perhatian Kemendes PDTT


Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar.

SULBAR99NEWS.COM-JAKARTA – Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar mengatakan, Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sangat penting untuk perkembangan ekonomi desa.

Kementerian yang dipimpinnya juga perhatikan semua aspek mengenai BUMDes agar bisa berkembang, termasuk soal pemasaran.

“Pemasaran produk BUMDes juga menjadi perhatian karena berbicara soal produktifitas jauh lebih mudah dibandingkan berbicara soal pemasaran produk,” kata Gus Menteri, sapaan akrabnya.

Baca juga  Kemendes PDTT Ingatkan BUM Desa Harus Beradaptasi dengan Perkembangan Digital

Ini menjadi masalah, kata Gus Menteri karena berbicara pemasaran tidak lepas dari kesiapan produktiftas.

“Sering kita temukan, produk bagus tapi pemasarannya lemah hingga tidak berkembang,” kata Doktor Honoris Causa dari UNY ini.

Di sisi lain ditemukan pemasaran bagus tapi keberlanjutan produksinya lemah, akhirnya para offtaker yang semula semangat menjadi kendor karena permintaan tidak sesuai dengan harapan.

Baca juga  Ibu Wabup Majene Bantu 20 KK Warga Miskin Desa Lombong Timur

Olehnya, Gus Menteri ucaapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung penguatan BUMDes, termasuk bagaimana memasarkan produk-produk yang dihasilkan.

Mantan Ketua DPRD Jawa Timur ini menegaskan jika Unit Usaha yang bangun oleh BUMDes bisa apa saja sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

BUMDes tidak boleh menciptakan usaha atas berbagai usaha yang sudah dilakukan oleh warga masyarakat di desa itu.

Baca juga  Ribuan Pemudik Padati Pelabuhan Makassar, Ruang Gerak di Berbagai Tempat Sangat Terbatas

“Ini menegaskan posisi BUMDes untuk masyarakat atau warga desa, bukan untuk dirinya sendiri,” kata Mantan Ketua DPRD Jombang ini.

Sehingga jika usaha masyarakat sudah bagus misalnya di bidang produksi makanan ringan, maka BUMDes tidak berbisnis sejenis. (Ih)


NASIONAL SEPUTAR DESA