Patut Dicontoh, 20 Warga Lingkungan Teppo Tak Ambil BLT Daerah


Tampak sejumlah warga menunggu giliran dipanggil untuk mendapatkan BLT daerah di Boyang Assamalewuang Majene.

SULBAR99NEWS.COM-MAJENE, Pembagian Bantuan Langsung Tunai (BLT) telah usai dilakukan pada tahap pertama, namun pembagian BLT ini menyisakan sejumlah persoalan.

Salah satunya di lingkungan Teppo Kelurahan Baru Majene, sedikitnya 20 kepala keluarga (KK) tidak mengambil BLT daerah, meskipun namanya tercatat sebagai warga yang berhak mendapat BLT Daerah. Bahkan ada seorang warga yang mengembalikan dana BLT tersebut karena dirinya juga mendapat bantuan sejenis.

Baca juga  Polisi Selidiki Pelaku Pelemparan Gedung DPRD Majene Saat Aksi Demo

Kepala lingkungan Teppo, Awal yang dihubungi, Sabtu (16/5/2020) mengatakan, 20 KK warga Teppo yang tidak jadi mengambil BLT daerah karena disaat bersamaan mereka juga sebagai penerima bantuan lain seperti PKH, BLT Pusat dan KKS. “Ada warga yg kembalikan BLT daerah Krn bersamaan datang kartu keluarga sejahtera. Kalau yg kembalikan cuma 1 orang tapi yg tidak ambil kurang lebih 20,” ujar Awal.

Baca juga  Sejam Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Bupati Majene Lukman dan Keluarga Tinggalkan Rujab

Ketika disinggung mengapa sampai mereka kembalikan dan tidak mengambil dana BLT daerah tersebut, Awal mengatakan karena mereka juga dapat bantuan lain. “Iya dobol dengan BLT pusat, KKS dan PKH,” ujarnya.

Sekadar diketahui, salah satu syarat untuk mendapatkan BLT daerah maupun BLT Desa adalah tidak sedang menerima bantuan lain berupa PKH, BLT Pusat dan KKS.

Baca juga  Kejari Majene Berhasil Kumpulkan 25 Kantong Darah Pada Gelar Donor Darah HUT Adhyaksa

Kesadaran masyarakat Teppo yang mengembalikan bahkan tidak pergi mengambil dana BLT karena merasa tidak memenuhi syarat ini patut dicontoh warga lain. ” Ini patut dicontoh, mereka sadar bahwa itu bukan haknya, ” ujar Wawan, salah seorang pemerhati BLT. (Ih)


DAERAH