Pasca Pendaftaran, PDIP Lakukan Safari pada Sejumlah Partai Politik

  • Bagikan
Wahyu Hamarong, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majene

SULBAR99.COM-MAJENE, Beberapa waktu lalu, PDI Perjuangan Kabupaten Majene telah membuka pendaftaran calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Pasca pendaftaran itu, PDI Perjuangan mulai melakukan safari dan membuka komunikasi kepada sejumlah partai politik. Hal ini dikarenakan PDIP tidak memenuhi syarat untuk mengusung sendiri calon Bupati dan wakil bupati.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Majene Wahyu Hamarong yang dihubungi via telepon menyebutkan, Komunikasi dengan partai politik lain sangat dibutuhkan. “Dari hasil sharing yang dilakukan dengan sejumlah partai, PDIP mulai bisa menangkap bahwa sepertinya menonjol satu figur  bakal pasangan calon bupati. Sepertinya hanya ada satu pasangan,” ungkap Wahyu.

Namun Wahyu juga menyebutkan potensi ada pasangan calon lain jika partai Demokrat dengan parta Golkar berupaya mencari figur calon diluar Fahmi Massiara.”Kemungkinan juga sepertinya akan kembali pasangan petahana yang akan maju,” ungkap Wahyu.

Dalam komunikasi politik yang dilakukan Wahyu selaku Ketua DPC PDI Perjuangan, dirinya mengaku sejumlah kader partai seperti Golkar dan lainnya juga telah melakukan komunikasi dengan PDI P. “Karena PDI Perjuangan tidak memenuhi syarat mengusung calon kepala daerah, sehingga komunikasi politik dimaksimalkan, mana kira –kira yang nomor satu dalam pertarungan ini. harus menang,” tambah Wahyu.

Wahyu juga mengatakan, kemungkinan terjadi satu pasangan berhadapan dengan  kotak kosong juga ada potensi,  jika Demokrat dengan Golkar dan partai lain berupaya mengusung calon petahana. “Dari aspek waktu tidak sampai lima tahun. Kadang seringkali partai juga melihat dana besar,” ungkap Wahyu.

 Menurut Wahyu, PDI Perjuangan obyektif, manakala kader PDI Perjuangan  Itol Syaiful Tonra tidak jadi maju, maka kami akan mendukung calon yang elektabilitasnya tinggi. “Semua partai pasti ingin calon yang diusung sebagai pemenang,” sebut Wahyu.

Wahyu menambahkan, tidak bisa juga dinafikan kekuatan H. Asnuddin Sokong dan Harun. “Keinginannya untuk maju kuat. buktinya meskipun ketua PPP maju sebagai 01, namun dia (Asnuddin) juga tetap mau maju sebagai bupati,”ujar Wahyu. (Wan)

  • Bagikan