Terbaik terbaik

Pantau Ketersediaan Pupuk Bagi Petani, Bupati Pinrang Turun Langsung


SULBAR99.COM-PINRANG, Bupati Pinrang Irwan Hamid mengungkapkan, keterlambatan distribusi pupuk bukan disebabkan karena kurangnya stok, tetapi pada proses distribusi yang saat ini telah menggunakan kartu tani.

Hal ini diungkapkan Bupati Irwan ketika melakukan Pemantauan stok pupuk di Desa Mattiro Ade Kecamatan Patampanua, Jum’at (24/1/2020).

Irwan Hamid menambahkan, karena penerapan aturan distribusi ini, masih ada petani yang belum mendaftarkan diri, sehingga mengakibatkan lambatnya distribusi pupuk. “Padahal stok yang tersedia di gudang – gudang pupuk sangat memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan para petani,” ujar Bupati Irwan.

Baca juga  Tidak BerKTP Sulbar, Tak Boleh Melintas di Perbatasan Polman

Seperti diketahui, penyaluran pupuk bagi petani yang dahulu dapat membeli langsung ke pengecer saat ini harus menggunakan Kartu Tani. Diharapkan kartu tani ini, mampu mendistribusikan pupuk secara merata sehingga kebutuhan pupuk bagi para petani dapat terpenuhi.

Baca juga  HUT ke-18, Terungkap Pembentukan Pasangkayu Selama 2 Tahun 9 Bulan 9 Hari

Bupati Irwan melakukan pemantauan langsung ke gudang pupuk yang berlokasi di Gudang penyimpanan di Desa Mattiro Ade Kecamatan Patampanua setelah mendengar laporan adanya keterlambatan distribusi pupuk pada saat pertanaman petani telah memasuki proses pemupukan.

“Apapun proses distribusi pupuk yang saat ini berjalan, petani harus mendapatkan pupuk sesuai kebutuhan mereka, dan saya harap para petani juga ikut mendukung dengan mendaftarkan diri agar mendapatkan kartu Tani, agar proses distribusi berjalan cepat,” tambahnya.

Baca juga  Maklumat MUI Majene : Tidak Melakukan I'tikaf Sepuluh Malam Terakhir di Masjid

Dalam pemantauan ini, Bupati Irwan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura A.Tjalo Kerrang, Kepala Dinas Perindustrian, Energi dan Sumberdaya Mineral Hartono Mekka dan Camat Patampanua A.Tambero. (Firdauz)